Polisi Telah Terima Hasil Visum Dua Korban Penembakan dan Pembacokan di Duren Sawit
Polsek Duren Sawit mendatangi langsung kediaman korban penembakan dan pembacokan pada Kamis (15/7/2021) dini hari lalu.
Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina
TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Reskrim Polsek Duren Sawit lakukan jemput bola terkait hasil visum korban kasus penembakan dan pembacokan terhadap dua pemuda yang terjadi di satu Warkop dekat Taman Malaka Selatan, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Paur Min Ops Unit Reskrim Polsek Duren Sawit Ipda Tatan mengatakan telah mendatangi langsung kediaman korban penembakan dan pembacokan pada Kamis (15/7/2021) dini hari lalu.
Kedatangannya kali ini mengantarkan korban visum.
Baca juga: Kasus Pembacokan dan Penembakan di Duren Tiga: Buntut Perempuan Tidak Mau Diajak Kenalan
"Korban sudah visum. Kami jemput bola ke rumahnya. Kami bikin pengantar visum, kami antar ke rumah sakit," kata Tatan kepada awak media, Senin (19/7/2021).
Dengan ini, berkas laporan sudah lengkap dan proses penyelidikan dapat dilanjutkan.
"Korbannya dua, yang satu korban penembakan diduga pakai airsoftgun, yang satu korban luka diduga disabet celurit. Dua-duanya sudah divisum," tandasnya.
Untuk diketahui, dua pemuda warga Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur jadi korban penganiayaan sekelompok orang bersenjata api jenis air softgun dan celurit pada Kamis (15/7/2021) dini hari.
Baca juga: Penembakan di Dekat Rumah Dinas Kepala BIN, Puslabfor Polri Periksa 2 Selongsong Peluru dan CCTV
Ipda Tatan mengatakan penganiayaan yang dilakukan kelompok pemuda berjumlah sekitar enam orang berawal di salah satu Warung Kopi (Warkop).
Kelompok pelaku yang datang menaiki tiga sepeda motor secara berboncengan berhenti di Warkop yang berada dekat Taman Malaka Selatan, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit.
Tidak lama, datang kedua korban ke lokasi sehingga pelaku dan teman-temannya mengira satu di antaranya merupakan kekasih dari perempuan yang menolak permintaan berkenalan tersebut.
Perempuan yang menolak permintaan pelaku berkenalan sempat menjelaskan bahwa korban bukan kekasihnya, tapi pelaku dan teman-temannya yang tersinggung tak menggubris.
Meski terluka akibat tembakan air softgun Tatan menuturkan kedua korban sempat mengejar kelompok pelaku yang melarikan diri ke arah Jalan Taman Malaka Selatan tak jauh dari lokasi kejadian.
Baca juga: Polisi Masih Cari Kelompok Pelaku Penembakan dan Pembacokan Dua Pemuda di Duren Sawit
Namun pelaku yang secara jumlah dan senjata lebih unggul menepikan kendaraan mereka dan balik menyerang menggunakan celurit sehingga satu korban mengalami tiga luka bacok.
Setelah melakukan penganiayaan keenam pelaku melarikan diri, sementara kedua korban dibawa warga sekitar ke klinik untuk mendapat penanganan medis.
Hingga kini belum diketahui pasti identitas keenam pelaku yang mengakibatkan satu korban mengalami luka tembak di bagian perut dan korban lainnya mengalami tiga luka bacok di punggung.