Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Satgas Covid-19 Bubarkan Pesta Resepsi Pernikahan Warga di Muaragembong Bekasi

Kapolsek Muaragembong Iptu Taufik Hidayat mengatakan, acara resepsi pernikahan digelar cukup meriah dengan mengundang tamu cukup banyak.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Polsek Muaragembong
Satgas Covid-19 Kecamatan Muaragembong membubarkan pesta resepsi pernikahan warga yang berlangsung di tengah PPKM Darurat, Minggu (18/7/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUARAGEMBONG - Satgas Covid-19 membubarkan acara resepsi pernikahan warga di Kecamatan Muragembong, Kabupaten Bekasi di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kapolsek Muaragembong Iptu Taufik Hidayat mengatakan, acara resepsi pernikahan digelar cukup meriah dengan mengundang tamu cukup banyak.

Acara berlangsung pada, Minggu (19/7/2021) kemarin. Petugas mendapatkan informasi bahwa warga Desa Pantai Makmur menggelar hajatan tanpa mengindahkan kebijakan PPKM Darurat.

Tim Satgas Kecamatan Muaragembong yang terdiri dari Polsek, Koramil Cabangbungin, kecamatan, desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan.

"Bersama tim Satgas Kecamatan acara resepsi dibubarkan dan tenda tenda resepsi dibongkar serta tamu undangan diberikan himbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing," kata Taufik, Senin (19/7/2021).

Taufik menjelaskan, pihak penyelenggara acara sejatinya sudah diberitahukan oleh Bhabinkamtibmas agar menggelar resepsi tanpa mengundang banyak tamu.

Baca juga: H-1 Idul Adha, Jumlah Penumpang di Terminal Kampung Rambutan Turun 90 Persen

Baca juga: Kantor BPOM Terbakar, Bagaimana Kondisi Obat dan Vaksin?

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling Hari Ini, Senin 19 Juli 2021

"Sudah diberitahu untuk melaksanakan acara akad nikah cukup dihadiri oleh 30 orang dari kedua belah pihak tanpa adanya tenda ataupun pesta besar-besaran," jelasnya.

Namun, warga penyelenggaraan acara justru tidak mengindahkan anjuran Bhabinkamtibmas. Ia malah mengundah ratusan tamu, membuka tenda berukuran besar sehingga berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Masih ada warga yang tidak patuh sehingga petugas melakukan tindakan tegas namun tetap humanis dengan membubarkan dan membongkar tenda resepsi," terangnya.

"Kami tidak pernah dan tidak akan memberikan izin kepada warga untuk menggelar resepsi besar-besaran di masa PPKM Darurat, upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved