Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

2 Juta Paket Obat Gratis Akan Dibagikan Kepada Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan membagikan total dua juta paket obat gratis untuk pasien Covid-19

Editor: Erik Sinaga
Foto: Sekretariat Presiden
Ilustrasi Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan membagikan total dua juta paket obat gratis untuk pasien Covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM-  Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan membagikan total dua juta paket obat gratis untuk pasien Covid-19 yang tanpa gejala atau gejala ringan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Pernyataan Presiden RI Tentang Perkembangan Terkini PPKM Darurat di kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Selasa (20/7/2021).

"Pemerintah akan terus membagikan paket obat gratis untuk OTG, dan yang bergejala ringan yang direncanakan sejumlah dua juta paket obat," kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Jokowi meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menyiapkan anggaran guna menambah jumlah paket obat dan suplemen gratis bagi masyarakat penderita covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, IDI: Angka Kematian Karena Covid-19 Masih di Dtas 1.000

Rencananya, jumlah total paket obat gratis dari pemerintah yang akan dibagikan ke warga baik di Pulau Jawa maupun luar Pulau Jawa hanya berjumlah 600 ribu paket.

Jokowi kemudian meminta Sri Mulyani untuk menyiapkan anggaran untuk menambah paket obat gratis tersebut menjadi di atas 2 juta paket.

Menurutnya, meski program tersebut diapresiasi masyarakat, namun jumlah yang tersedia saat ini masih kurang.

Terlebih, kata dia, obat-obatan dan suplemen bagi penderita covid-19 sudah mulai sulit dicari di pasaran.

Baca juga: Satgas Covid: Desa yang Tidak Patuh Memakai Masker Paling Banyak Terdapat di Banten

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat Ratas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka pada Jumat (16/7/2021) dan unggahan di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu (17/7/2021).

"Saya minta Bu Menteri Keuangan ini disiapkan paling tidak di atas 2 juta paket. Kan tidak mahal. 2 juta x Rp 63 ribu kalau paket pertama, paket keduanya Rp 200 ribu saya kira kan bukan anggaran yang gede lah, tetapi rakyat merasa tenang karena memiliki barangnya. Karena sekarang ini banyak ke apotik, lari ke (Pasar) Pramuka barangnya saja tidak ada," kata Jokowi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved