Persija Jakarta

Beruntungnya Rohit Chand saat Dipertemukan Sosok Ini, Pria yang Bikin Kariernya Cemerlang di Persija

Ada sosok yang membuat Rohit Chand mampu mengembangkan permainan hingga sampai di titik saat ini.

Editor: Muhammad Zulfikar
Media Persija
Pemain Persija Jakarta Rohit Chand 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kemampuan gelandang serba bisa Persija Jakarta, Rohit Chand tidak perlu diragukan. Pemain asal Nepal itu mampu bermain di berbagai posisi seperti gelandang, sayap bahkan pemain belakang Macan Kemayoran.

Fleksibilitas Rohit Chand di lapangan ternyata tak terbentuk secara instan. Pasalnya, saat baru-baru berseragam Persija Jakarta ia sempat mengalami kesulitan beradaptasi.

Ada sosok yang membuat Rohit Chand mampu mengembangkan permainan hingga sampai di titik saat ini.

“Satu bulan awal di Persija, saya sebenarnya cukup kesulitan beradaptasi,” kata Rohit Chand seperti dikutip dari laman resmi klub, Selasa (20/7/2021).

Ketika ia baru sekitar setengah tahun datang ke tanah air, tapi harus pindah ke kota baru. Berkenalan dengan rekan setim dan gaya permainan anyar. Sementara di sisi lain, kemampuan berbahasa Indonesia belum mumpuni.

Ditambah, dukungan suporter Persija sangat luar biasa sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi gelandang asal Nepal itu.

“Saya harus beradaptasi dengan tim baru dan style yang berbeda sehingga cukup sulit pada sebulan awal,” ungkap Rohit.

Beruntung Rohit memiliki Benny Dollo sebagai pelatih tim kala itu. Benny mulai mengomando Persija pada 19 Maret 2013, menggantikan Iwan Setiawan yang mengundurkan diri.

Benny, diakui Rohit, mengemong dirinya dengan baik lewat beragam saran.

“Beliau memberi banyak masukan, menjelaskan strategi dengan sederhana sehingga saya bisa mengikutinya dengan tepat dan baik,” pungkas Rohit.

“Perlahan-lahan saya akhirnya bisa beradaptasi dan settle dengan tim, dengan keluarga baru di Persija.”

Selain Rohit, slot pemain asing Persija kala itu diisi pula oleh Fabiano Beltrame, Robertino Pugliara, Emmanuel Kenmogne, dan Lam Hok Hei.

Baca juga: Lakoni 96 Pertandingan Bareng Persija Jakarta, Hal Ini yang Haram Buat Riko Simanjuntak

Telah menjalani ratusan pertandingan

Gelandang serba bisa Persija Jakarta Rohit Chand telah melakoni ratusan pertandingan bersama tim Macan Kemayoran.

Merujuk laman Transfermarkt, Rohit bermain untuk 122 pertandingan bersama Persija.

Pemain asal Nepal tersebut pertama kali berseragam Persija Jakarta pada tahun 2013 silam.

Mengenai catatan 122 pertandingan tersebut, Rohit Chand mengaku sangat bersyukur. Perihal yang tidak pernah terpikirkan olehnya saat pertama kali berseragam Persija.

“Terima kasih untuk manajemen dan pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Saya sangat bangga dan senang bermain di sini,” kata Rohit Chand seperti dikutip dari laman resmi klub, Senin (19/7/2021).

Ia pun berharap dapat terus mengenakan seragam Persija Jakarta di musim-musim mendatang.

“Saat pertama kali datang, saya tak pernah berpikir bisa bermain lebih dari 100 pertandingan. Saya selalu berfokus satu persatu pertandingan yang dijalani sehingga tak pernah berpikir bisa sejauh ini,” ungkapnya.

Tak lupa, Rohit pun mengutarakan apresiasinya kepada Jakmania dan penggemar Persija yang terus menyampaikan dukungan terhadapnya.

“Terima kasih untuk dukungan dan cinta kalian terhadap saya, pemain lain, dan klub,” pungkas Rohit.

Sepanjang masa bakti di Persija, Rohit telah mempersembahkan trofi Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, dan Piala Menpora 2021.

Pada 2018, Rohit juga terpilih sebagai pemain terbaik Liga 1 dan termasuk ke dalam Best Eleven kompetisi.

Baca juga: Marco Motta Tak Akan Ikuti Langkah Marc Klok Meski Punya Peluang Hengkang dari Persija Jakarta

Momen spesial Rohit Chand di Persija Jakarta

Pemain serba bisa Persija Jakarta Rohit Chand kurang lebih delapan tahun berseragam Macan Kemayoran.

Rohit Chand pertama kali mengenakan seragam Persija Jakarta pada 2013 lalu dan telah banyak melewati berbagai momen indah.

Momen indah terbaru Rohit Chand bersama Persija Jakarta adalah meraih trofi turnamen pramusim Piala Menpora bulan lalu.

Raihan itu menambah panjang prestasi Rohit Chand kala memperkuat Macan Kemayoran, setelah tiga tahun lalu menyabet trofi Liga 1 dan Piala Presiden dan dipilih ke best eleven kompetisi.

Saat ditanya perihal momen terbaik selama di Persija, gelandang asal Nepal itu tak memungkiri bahwa musim 2018 sebagai salah satunya.

“Musim itu (2018) memang salah satu yang berkesan,” kata Rohit Chand seperti dikutip dari laman resmi klub, Senin (19/7/2021).

Namun ada momen lain yang tak kalah berkesan bagi Rohit. Ia menyebut musim 2013, tatkala dirinya pertama kali berseragam Persija.

“Pertama kali berseragam Persija pada 2013 juga tidak terlupakan sampai sekarang,” ujar Rohit.

Pasalnya, terang Rohit, saat itu ia pertama kali merasakan dukungan suporter yang luar biasa terhadap sebuah klub. Sebelum memperkuat Persija, Rohit bermain untuk PSPS Pekanbaru, HAL di Liga India, dan Machindra FC di Nepal.

“Dukungan suporter yang luar biasa menunjukkan bahwa Persija merupakan klub besar. Atmosfernya sangat berbeda sehingga saya terus mengingatnya hingga sekarang,” lanjutnya.

Merujuk laman Transfermarkt, Rohit telah bermain sebanyak 122 kali untuk Persija di beragam kompetisi. Ia berharap catatan itu terus bertambah di masa depan lantaran ia merasa sangat senang dan bahagia di Persija.

“Kapan dan di mana pun, Persija akan terus ada di hati saya,” pungkasnya. (Persija.id/TribunJakarta.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved