Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

PPKM Darurat Diperpanjang, IDI: Angka Kematian Karena Covid-19 Masih di Dtas 1.000

PB IDI mendukung langkah pemerintah yang memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Editor: Erik Sinaga
Kompas TV
Presiden Jokowi umumkan perpanjangan PPKM Darurat 

TRIBUNJAKARTA.COM- Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mendukung langkah pemerintah yang memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Wakil Ketua Umum dr Slamet Budiarto mengatakan PPKM darurat memang perlu dilakukan lantaran kasus kematian karena Covid-19 masih tinggi yakni di atas 1.000.

"Memang harus diperpanjang karena angka kematian karena Covid-19 masih di atas 1.000," ujar dr.Slamet melalui pesan singkatnya kepada Tribunnews.com, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Daftar Bantuan, Subsidi dan Intensif dari Pemerintah untuk Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

Ia berharap pemerintah dapat memaksimalkan waktu lima hari ke depan ini, guna menekan laju penularan virus corona serta mengurangi angka pasien Covid-19 yang meninggal.

Sebelumnya dalam konferensi pers IDI pada Minggu kemarin, PB IDI beralasan PPKM darurat harus diperpanjang.

Baca juga: Presiden Jokowi Perpanjang PPKM Darurat Hingga 25 Juli 2021, Simak Pidato Lengkapnya

Alasannya, karena saat ini kondisi rumah sakit tengah kewalahan menampung pasien Covid-19.

Selain perpanjangan dan evaluasi atas pelaksanaan dua pekan PPKM darurat, IDI juga meminta pemerintah mempertimbangkan perluasan penerapan PPKM di luar wilayah Jawa-Bali yang kasus Covid-19-nya meningkat.

Baca juga: Persija Jakarta Sangat Terdampak Penerapan PPKM Darurat

Pada Selasa petang, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM darurat hingga 25 Juli 2021

Penulis: Rina Ayu Panca Rini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IDI Dukung Langkah Pemerintah Perpanjang PPKM Darurat

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved