Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wagub DKI Ingatkan Krematorium Swasta Tak Curi Kesempatan Naikkan Harga Kremasi Jenazah Covid-19

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria minta krematorium swasta tidak mengambil kesempatan dan tawarkan harga yang tinggi.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyerahkan secara simbolis sapi kurban miliknya untuk disembelih di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (20/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria minta krematorium swasta tidak mengambil kesempatan dan tawarkan harga yang tinggi.

Berangkat dari adanya keluhan yang diterima Pemprov DKI Jakarta dari seorang warga mengenai paket kremasi dengan biaya tinggi, Riza meminta dan mengimbau pihak swasta untuk saling membantu di tengah kondisi saat ini.

"Untuk itu kami minta, kami imbau pada yayasan atau swasta yang memiliki tempat kremasi untuk tidak mengambil keuntungan di masa sulit ini di masa pandemi ini. Tentukan harga tarif yang wajar dan terjangkau bagi kepentingan masyarakat banyak. Jadi jangan ada lagi yang mematok harga tidak wajar atau berlebihan," jelasnya di RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur, Selasa (20/7/2021).

"Justru di saat seperti ini kita saling tolong menolong, saling membantu bukan mengambil kesempatan di saat seperti ini," tambahnya.

Selain itu, berangkat dari hal ini, Pemprov DKI Jakarta sedang mempersiapkan fasilitas kremasi jenazah Covid-19 dengan biaya murah.

Baca juga: Biaya Kremasi Jenazah Covid Rp 10 Juta, Manajemen Krematorium Cilincing: Bisa Gratis, Ini Syaratnya

Baca juga: Antisipasi Calo Main Harga Kremasi Jenazah Covid-19, Krematorium Cilincing Tawarkan Paket Rp 10 Juta

Namun, untuk realisasinya, kata Riza masih dalam proses lebih lanjut.

"Dan DKI memang berniat untuk menyiapkan tempat (kremasi), konsepnya dan tempat dan sebagainya. Supaya bisa memberikan kesempatan kepada keluarga yang murah dan baik untuk kepentingan masyarakat. Ini sedang proses," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved