Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Gubernur Anies Mau Utak-atik Perda Tentang Covid-19, Warga Tak Pakai Masker Bisa Dipenjara 3 Bulan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengutak-atik Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2020 tentang penanganan Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengutak-atik Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2/2020 tentang penanganan Covid-19. 

"Pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab perkantoran/tempat kerja, tempat usaha, tempat industri, perhotelan/penginapan lain yang sejenis dan tempat wisata yang mengulangi perbuatan pelanggaran protokol pencegahan Covid-19 setelah dikenakan sanksi berupa pencabutan izin, dipidana dengan kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah)," bunyi Pasal 32A ayat 2.

Draf perubahan Perda Nomor 2/2020 ini pun baru saja diserahkan Pemprov DKI Jakarta kepada DPRD DKI.

Penyerahan draf tersebut dilakukan dalam rapat paripurna yang dihelat di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. 

TONTON JUGA

Jakarta Sedang Diuji, 2 Pekan yang Penuh Cobaan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, dua minggu terakhir menjadi masa-masa sulit bagi warga ibu kota.

Pasalnya, penyebaran Covid-19 di Jakarta terus meroket dengan penambahan kasus mencapai 12.000 hingga 14.000 per hari.

TONTON JUGA

Puncaknya terjadi pada 12 Juli 2021 lalu, di mana penambahan kasus harian mencapai 14.619.

"Hari ini adalah hari-hari sulit, hari-hari yang penuh dengan tantangan dan selama dua pekan ini adalah dua pekan yang penuh cobaan," ucapnya, Senin (19/7/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved