Breaking News:

Iduladha 2021

Mengandung Cacing Hati, Puluhan Kilogram Jeroan Hewan Kurban di Jakarta Pusat Dimusnahkan

Pihak Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat telah memusnahkan 22 kilogram jeroan hewan kurban Iduladha 2021.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Bima Putra
Petugas pengawas hewan kurban Satpel KPKP Kecamatan Pasar Rebo, Zakiatun Muhammad saat menunujukkan cacing hati yang ditemukan pada organ sapi hewan kurban di Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat 

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pihak Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat telah memusnahkan 22 kilogram jeroan hewan kurban Iduladha 2021.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi, mengatakan 22 kilogram jeroan hewan kurban ini mengandung cacing hati.

"Tentu cacing hati ini tidak layak jika dikonsumsi," kata Penty, sapaannya, saat dikonfirmasi, Rabu (21/7/2021).

"Kami langsung musnahkan pada lebaran Iduladha, kemarin. Kami melakukan ini agar tidak terjadi hal yang berbahaya bagi masyarakat," lanjutnya.

Dia menjelaskan, pemusnahan 22 kilogram jeroan hewan kurban ini menggunakan cairan kimia yang telah disiapkan.

Baca juga: Kapolrestro Jakarta Timur Rutin Kurban Setiap Iduladha: Daging Dibagi ke Warga di Pelosok Daerah

"Setelah itu kami kubur (jeroannya) ke tempat yang sudah disiapkan," ucap dia.

Diketahui, Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat telah memeriksa 1.552 hewan kurban yang layak disembelih pada lebaran Iduladha, Selasa (20/7/2021) kemarin.

Proses pemotongan daging hewan kurban di Masjid Jami Al-Akhyar, Kelurahan Gedong sebelum didistribusikan ke warga di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021)
Proses pemotongan daging hewan kurban di Masjid Jami Al-Akhyar, Kelurahan Gedong sebelum didistribusikan ke warga di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (21/7/2021) (TribunJakarta/Bima Putra)

"Sebanyak 1.552 hewan kurban yang layak disembelih terdiri dari dua kerbau, 1.119 kambing, 57 domba, dan  364 sapi," jelas dia.

Hingga hari ini, Penty mengatakan pihaknya masih memeriksa sejumlah hewan kurban perihal layak dikonsumsi atau tidak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved