Breaking News:

Cerita Kriminal

Meninggalnya Penggali Kubur Tanah 600 di Tangan Perjaka Tua, Warga Ungkap Keganjilan di Rumahnya

Sehari sebelum perayaan Idul Adha 1442 Hijriah, pria tua penggali kubur di Kota Medan, Sumatera Utara, tewas di tangan perjaka tua.

Editor: Y Gustaman
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Warga Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Selasa (21/7/2021), memperlihatkan rumah kumuh Khairuddin Siregar (40), pelaku yang menghabisi nyawa Tatang Suhendar (70), penggali kubur yang tak lain pamannya, pada Senin (20/7/2021) petang. (Inset) Warga memperlihatkan kolam tempat mayat Tatang ditemukan setelah dibuang oleh Khairuddin. 

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN - Sehari sebelum perayaan Idul Adha 1442 Hijriah, pria tua penggali kubur di Kota Medan, Sumatera Utara, tewas mengenaskan di dekat belukar.

Mayat Tatang Suhendar ditemukan di sebuah kolam di antara semak belukar pada Senin (19/7/2021) petang.

Pria 70 tahun itu mendapat luka menganga di leher dan perut sebelah kanan akibat serangan senjata tajam Khairudin Siregar.

Sandal cokelat dan topi hijau yang dipakai Tatang ditemukan di samping rumah pelaku.

Emosi warga Gang Madrasah, Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, memuncak mendengar kematian tragis Tatang di tangan Khairuddin.

Baca juga: Aksi Penipuan Mobil Rental dengan Modus Liburan Bareng Keluarga ke Bali Viral di Media Sosial

Dikeroyok Lagi Asyik Makan

Mereka berbondong-bondong mendatangi rumah Khairuddin di ujung gang dekat pekuburan warga dan mendapatinya sedang asyik makan.

"Di dalam rumah pelaku sedang makan malam. Di situ dikeroyok warga," tutur Chandra, warga setempat, Selasa (20/7/2021).

Tatang Suhendar (70), penggali kubur warga Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, tewas dihabisi Khairuddin Siregar (40), yang tak lain keponakannya sendiri, Senin (19/7/2021).
Tatang Suhendar (70), penggali kubur warga Lingkungan 11, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, tewas dihabisi Khairuddin Siregar (40), yang tak lain keponakannya sendiri, Senin (19/7/2021). (Tribun Medan)

Warga lebih dulu mengevakuasi mayat korban, lalu anggota Polsek Medan Labuhan membawanya untuk diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Malamnya, sekitar pukul 20.45 WIB, keluarga dan warga menguburkan Tatang di pekuburan yang biasa dia urus selama hidup.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved