Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Plt Wali Kota Jakarta Selatan Apresiasi Bantuan APD dan Kursi Roda Hasil Donasi Konsumen Alfamart

Pemerintah Kota Jakarta Selatan mendapatkan bantuan berupa 25 alat pelindung diri (APD) dan dua unit kursi roda.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Pemerintah Kota Jakarta Selatan menerima bantuan berupa 25 alat pelindung diri (APD) dan dua unit kursi roda, Rabu (21/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pemerintah Kota Jakarta Selatan mendapatkan bantuan berupa 25 alat pelindung diri (APD) dan dua unit kursi roda.

Bantuan tersebut diberikan oleh Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI) dan Mizan Amanah. Keduanya merupakan yayasan penyalur donasi konsumen minimarket Alfamart.

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih atas kepedulian dunia usaha di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Jakarta Disebut Jadi Kota Paling Tak Jaga Jarak, Wakil Gubernur DKI Bereaksi

Bantuan tersebut dinilai berguna bagi para tenaga kesehatan (nakes) dalam melakukan penanganan terhadap pasien Covid-19.

"Kami berterima kasih kepada konsumen Alfamart, bantuan ini sangat berarti kepada yang penerima nanti. Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," kata Isnawa di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (21/7/2021).

Baca juga: Pemerintah Kota Tangerang Kebut Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

Isnawa pun mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19.

"Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 ini. Jadi kita harus berperan aktif untuk menekan kasus demi pulihnya ekonomi," ujar dia.

Sementara itu, Branch Manager Alfamart Parung, Rosyido menuturkan seluruh bantuan APD dan kursi roda kepada Pemkot Jakarta Selatan merupakan hasil donasi konsumen Alfamart.

Baca juga: Usul Perda Covid-19 Direvisi, Anies Baswedan Ingin Pidanakan Pelanggar Protokol Kesehatan

"Sifatnya adalah dari masyarakat dan dikembalikan untuk masyarakat, sehingga donasi yang diberikan bisa dirasakan manfaatnya oleh yang benar-benar membutuhkan,” kata Rosyido.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved