Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tulis Wasiat Lokasi Pemakaman, Kisah Jenazah Covid-19 Sampai 5 Kali Ditolak Warga dan Kades

Jasad pasien Covid-19, RL (69) ditolak warga hingga kepala desa sampai lima kali di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. Begini kronologinya.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Freepik
ilustrasi virus corona. Jasad pasien Covid-19, RL (69 ditolak warga hingga kepala desa sampai lima kali di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jasad pasien Covid-19, RL (69) ditolak warga hingga kepala desa sampai lima kali di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

Padahal RL sempat menuliskan surat wasiat yang minta dimakamkan di tanah miliknya di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara.

Setelah sempat ditolak warga sampai lima kali, jasad pasien Covid-19 itu bisa dimakamkan pada Rabu (21/7/2021) pukul 03.00 WIB.

RL meninggal dunia di RSUD Ogan Ilir pada Selasa (20/7/2021) sekira pukul 12.00.

Alasan jasad pasien Covid-19 ditolak warga karena takut tertular Covid-19.

Baca juga: Kenali Beda Terpapar Covid-19 dengan Sakit Tifus, Waspada Gejalanya Mirip

Kronologi

Sempat ditolak warga, jenazah Covid-19 di Ogan Ilir akhirnya dimakamkan dini hari tadi, Rabu (21/7/2021) usai Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy turun tangan ke lokasi.
Sempat ditolak warga, jenazah Covid-19 di Ogan Ilir akhirnya dimakamkan dini hari tadi, Rabu (21/7/2021) usai Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy turun tangan ke lokasi. (Dokumen Polisi Via Tribun Sumsel)

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy pun menceritakan kronologi kejadian tersebut.

Polisi pun turun tangan mengetahui ada pasien Covid-19 yang meninggal dunia namun ditolak warga untuk dimakamkan.

"Almarhum meninggal dunia karena terpapar Covid-19," ungkap Yusantiyo dikutip dari TribunSumsel.com, Rabu (20/7/2021).

Baca juga: Bersihkan Jeroan Hewan Kurban, Santri Hanyut Terseret Ombak, Jasadnya Ditemukan Sehari Kemudian

Yusantiyo menjelaskan berdasarkan surat wasiat almarhum kepada anaknya bahwa minta dimakamkan di tanah miliknya di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved