Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Tulis Wasiat Lokasi Pemakaman, Kisah Jenazah Covid-19 Sampai 5 Kali Ditolak Warga dan Kades

Jasad pasien Covid-19, RL (69) ditolak warga hingga kepala desa sampai lima kali di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel. Begini kronologinya.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Freepik
ilustrasi virus corona. Jasad pasien Covid-19, RL (69 ditolak warga hingga kepala desa sampai lima kali di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). 

Kemudian, perwakilam keluarga menemui kepala Desa Tanjung Pering perihal meminta izin memakamkan almarhum sekira pukul 15.00 WIB.

Karena lokasi itu ada tanah milik almarhum.

"Tidak mendapatkan izin dari kepala desa setempat," ujar Yusantiyo.

Kemudian perwakilan keluarga meminta izin untuk dimakamkan di TPU Timbangan.

Baca juga: Jasad Pria Asal Slipi Jakarta Tergeletak di Kamar Hotel di Bali, Ciri-ciri Korban & Temuan Obat Ini

Namun lagi-lagi usaha keluarga juga ditolak oleh panitia TPU, karena dikhawatirkan akan diprotes warga Timbangan.

"Setelah dua kali ditolak, kemudian Satgas BPBD turun tangan menghubungi Kepala Desa Tanjung Agung untuk dimakamkan di TPU setempat," kata dia.

Namun begitu diketahui oleh warga bahwa pasien tersebut terpapar Covid-19, jenazah kembali kena tolak.

Sedangkan sambil mencari tempat pemakaman, jenazah masih berada di RSUD Ogan Ilir Tanjung Senai.

Sekira pukul 21.00, jenazah dibawa ke Desa Permata Baru, masih di Indralaya Utara, untuk dimakamkan di lahan miliknya.

Saat proses pengantaran jenazah, bahkan dipimpin Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Mujamik Harun.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved