Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Istri Meninggal Covid-19, Emosi Pria Ini Buat Nakes Syok Gara-gara Tolak Pemakaman Secara Prokes

Seorang pria berinisial JS membentak dan mengancam tenaga kesehatan di RSUD Kota Surakarta serta menolak pemakaman istrinya secara protokol kesehatan.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Tribunnews.com/Lusius Genik Lendong
Ilustrasi: Seorang pria berinisial JS membentak dan mengancam tenaga kesehatan di RSUD Kota Surakarta serta menolak pemakaman istrinya secara protokol kesehatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pria berinisial JS membentak dan mengancam tenaga kesehatan di RSUD Kota Surakarta serta menolak pemakaman istrinya secara protokol kesehatan.

Padahal, sang istri berinisial K (38) meninggal terpapar Covid-19.

Para tenaga kesehatan atau Nakes RSUD Kota Surakarta pun syok setelah mendapatkan ancaman verbal dari JS.

JS yang tercatat sebagai warga Ngemplak, Kabupaten Boyolali emosi setelah mengatahui istrinya, KH (38) meninggal dunia.

Direktur RSUD Kota Surakarta dr. Niken Yuliani Untari mengungkapkan para tenaga kesehatan mendapatkan ancaman secara verbal.

RSUD Kota Surakarta.
RSUD Kota Surakarta. (TribunSolo.com/Agil Tri)

Ia merinci dua dokter bidang anestesi, seorang bidan dan satu orang perawat mendapatkan ancaman verbal itu.

"Mereka mendapat ancaman secara verbal saat hendak memulasarakan jenazah secara protokol kesehatan," kata Niken pada Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Pilu Bocah 10 Tahun Jalani Isoman Setelah Ayah-Ibu Meninggal Covid-19, Begini Kondisinya

Niken mengungkapkan tak ada pemukulan tetapi intimidasi secara verbal.

"Tidak ada pemukulan, hanya intimidasi secara verbal," kata Niken.

Kondisi para nakes, diungkapkan Niken, masih syok atas kejadian ancaman yang menimpa mereka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved