Breaking News:

Capaian Kinerja Satu Tahun, Kejari Jakarta Barat Selamatkan Aset Negara dan Uang Miliaran

Dalam capaian kinerja satu tahun terakhir, Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat menyelamatkan aset negara berupa tanah hingga kasus korupsi.

Editor: Elga H Putra
KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Dalam capaian kinerja satu tahun terakhir, Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat menyelamatkan aset negara berupa tanah hingga kasus korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Dwi Agus Arfianto menjelaskan, untuk penyelamatan aset negara, salah satu lokasinya berada di Jalan Tiang Bendera III dan IV Rt07/03, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat dengan total tanah seluas 987 meter persegi senilai Rp13.679.820.000.

Sedangkan lahan kedua, Kejari Jakbar menyelamatkan aset lahan tanah hijau milik Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta seluas kurang lebih 5.009 meter persegi di Tanjung Duren dengan nilai Rp 200.000.000.000.

Dijelaskannya, dua perkara tersebut merupakan capaian selama setahun dalam bidang pidana khusus yakni penyelematan aset negara.

"Ini merupakan kinerja kami dari Agustus 2020 sampai Juli 2021 hal ini kami sampaikan sebagai pertanggungjawaban Kejari Jakbar kepada masyarakat," kata Dwi saat rilis capaian kinerja dalam kurun waktu setahun terakhir di peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 di Kantor Kejari Jakarta Barat, Kamis (22/7/2021).

Selain aset negara berupa tanah, Dwi menyebut pihaknya juga berhasil menyelamatkan uang negara yang toatalnya miliaran rupiah.

Baca juga: Usai Buat Heboh, Wanita di Gowa yang Dipukul Oknum Satpol PP Dilaporkan soal Hoaks Hamil

Baca juga: Kasus Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isoman di Rumah Meningkat, Ketum PB IDI Ungkap Penyebabnya

Baca juga: Ngaku Mau Temani Anak Sakit, Istri Malah Bawa Pria Lain ke Kamar:Suami Syok Lihat Kelakuan Bejatnya

Pertama senilai Rp 698.556.556,00 dari terpidana PS dalam perkara tindak pidana Korupsi.

"Kedua, Rp 2.103.697.900 pada tahap penyidikan atas nama tersangka FSH," ujar dia.

Bukan hanya itu, Dwi Agus juga memusnahkan sejumlah alat bukti kasus tindak pidana mulai dari narkoba hingga barang bukti dalam tindak pidana terorisme.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved