Breaking News:

Persija Jakarta

Terungkap Tugas Ganda Otavio Dutra di Persija Jakarta, Pelatih dan Pemain Asing Sangat Terbantu

Selain mengawal lini belakang Persija Jakarta agar tidak kebobolan ternyata Dutra memiliki tugas yang tak kalah penting.

Editor: Muhammad Zulfikar
Media Persija
Bek Persija Jakarta Otavio Dutra 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemain belakang Persija Jakarta Otavio Dutra memiliki tugas ganda di tim Macan Kemayoran. Selain mengawal lini belakang Persija Jakarta agar tidak kebobolan ternyata Dutra memiliki tugas yang tak kalah penting.

Seraya berkelakar, Dutra menyebut dirinya sebagai penerjemah. “Di Persija, saya itu tidak cuma pemain, tapi juga penerjemah,” kata Dutra sembari tertawa, seperti dikutip dari laman resmi klub, Jumat (23/7/2021).

Bermain di Indonesia sejak 2010, Dutra memang telah mahir berbahasa Indonesia. Tidak cuma ihwal bahasa, ia bahkan telah mengenal karakter dan paham budaya Indonesia lantaran sudah memperkuat klub di beragam daerah.

Tugas menjadi penerjemah itu telah ditunjukkan Dutra dalam latihan Persija sebelum libur PPKM Darurat 3-25 Juli. Ia beberapa kali membantu pelatih Angelo menerjemahkan instruksi kepada pemain lokal.

Dalam satu latihan saat Angelo meminta para pemain tidak melambungkan bola saat mengumpan, misalnya, Dutra membantu Angelo dengan memberitahukan istilah ‘bola bawah’.

Baca juga: Bos Persija Jakarta Sebut PT LIB Sudah Cairkan Uang Hak Komersial: Totalnya Bisa Beli Klub Liga 2

Baca juga: Di Persija Jakarta Hampir Dua Dekade, Ismed Sofyan Curhat Dua Momen Tidak Terlupakan

Baca juga: Rahasia Maman Abdurrahman Tampil Percaya Diri saat Berlaga di Kandang Persib Bandung

Tak cuma Angelo, Dutra pun kerap membantu pemain lain seperti Marko Simic, Marco Motta, atau Yann Motta. Ketiganya memang belum terlalu lancar berbahasa Indonesia, terutama Yann Motta.

“Saya senang membantu mereka karena menurut saya, Tuhan akan membuka jalan untuk saya dan keluarga kalau membantu orang lain,” terang Dutra.

“Bukan balasan terkait uang dan materi, tapi bisa lewat kesehatan saya dan keluarga.”

Perihal keinginan besar bisa berbahasa Indonesia, Dutra pun terkenang momen awal belajar bahasa. Sesuatu yang dinilainya sebagai kejadian kocak dan tidak terlupakan.

“Kareng getol belajar dan ingin bisa berbahasa Indonesia, saya sampai mimpi berbicara dalam bahasa Indonesia,” pungkas Dutra sembari terkekeh. (Persija.id)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved