Breaking News:

Lawan Covid19

Mudahnya Penularan Varian Delta Membuat Pencatatan Kasus Covid-19 Terlambat

Fasilitas penyedia layanan kesehatan dan laboratorium mendapat tekanan cukup besar seiring tingginya penularan varian Delta. 

Editor: Y Gustaman
ISTIMEWA
Kondisi tingkat ketersediaan atau okupansi tempat tidur, di berbagai Rumah Sakit (RS) di Kota Tangerang untuk pasien Covid-19 yang semakin menipis, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Fasilitas penyedia layanan kesehatan dan laboratorium mendapat tekanan cukup besar seiring tingginya penularan varian Delta

Hal tersebut membuat pencatatan kasus Covid-19 menjadi lambat. Demikian disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

"Sehingga menimbulkan potensi keterlambatan pencatatan," kata Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (22/7/2021).

Sejumlah pihak sempat menyoroti turunnya jumlah testing Covid-19 di penghujung masa PPKM Darurat.

Turunnya jumlah testing tersebut menyebabkan jumlah kasus yang ditemukan juga sedikit.

Wiku mengatakan pada prinsipnya untuk mendapat gambaran kondisi testing secara menyeluruh, harus melihat secara mingguan sesuai rekomendasi WHO.

"Kalau dilihat harian akan sangat dinamis naik turunnya," kata dia.

Wiku mengatakan jumlah testing Indonesia per pekan pada awal Juli lalu telah mencapai 4 kali standar WHO.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan jumlah testing dalam penanganan Covid-19 sekarang ini.

Salah satunya dengan menetapkan target testing di setiap daerah secara spesifik.

"Harus ada kerjasama setiap daerah untuk mencapai rasio target testing yang spesifik di tiap daerah berdasarkan positifity rate di masing-masing kabupaten kota."

"Sekaligus pemberdayaan posko ditingkat komunitas, untuk mencapai target testing sebanyak minimal 15 kontak per satu kasus konfirmasi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas Sebut Terlambatnya Pencatatan Kasus Covid-19 Disebabkan Varian Delta

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved