Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Satu Hari, Rata-rata 17 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri Meninggal Dunia di Kota Bekasi

Kasus kematian pasien Covid-19 yang jalani isolasi mandiri (isoman) di Kota Bekasi rata-rata sebanyak 17 orang per hari.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Istimewa/BPBD Kota Bekasi
tim penjemput jenazah Covid-19 BPBD Kota Bekasi saat melayani pasien meninggal isoman di rumah. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kasus kematian pasien isolasi mandiri (isoman) di Kota Bekasi rata-rata sebanyak 17 orang per hari, hal itu dilihat dari data layanan penjemputan jenazah yang dilakukan BPBD.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi harian tim penjempur jenazah Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, total sudah ada 323 jenazah terlayani hingga 23 Juli 2021.

Data tersebut dihutung sejak pertama kali layana jemput pasien Covid-19 meninggal dunia saat isoman dibuka pemerintah Kota Bekasi 5 Juli 2021 lalu.

Jika dihitung 5 sampai 23 Juli, total tim penjemput jenazah sudah melayani masyarakat selama 19 hari.

Jika dirata-ratakan ada 17 jenazah dikirim ke lokasi pemulasaraan dan dimakamkan di TPU Padurenan.

Baca juga: Tangisan di Ujung Telepon Keluarga Pasien Covid-19 Meninggal Isoman di Bekasi

Baca juga: Dapat Aduan Dana BST Disunat, Wakil Wali Kota Bekasi Angkat Bicara: Warga Harus Lapor

Rinto Butarbutar selaku anggota tim penjemput jenazah BPBD Kota Bekasi mengatakan, pihaknya sejauh ini hanya melayani penjemput jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di rumah.

"Khusus layanan jemput jenazah, ada 7 unit ambulans (mobil jenazah) yang kami operasi bekerja 24 jam sejak kami beroperasi," kata Rinto.

tim penjemput jenazah Covid-19 BPBD Kota Bekasi saat melayani pasien meninggal isoman di rumah.
tim penjemput jenazah Covid-19 BPBD Kota Bekasi saat melayani pasien meninggal isoman di rumah. (Istimewa/BPBD Kota Bekasi)

Adapun jika dilihat dari grafik, jumlah kasus kematian pasien isoman cenderung menurun. 

Kasus terbanyak terjadi pada 6 Juli 2021, di mana sebanyak 27 jenazah dijemput usai ditemukan meninggal dunia.

Pada 22 dan 23 Juli 2021, jumlah pasien Covid-19 meninggal dunia saat isoman menurun dratis masing-masing enam jenazah dijemput petugas.  

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved