Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Siap-siap, Pelanggar Prokes dan PPKM di Kabupaten Bekasi Bakal Dikenakan Sanksi Penjara

Aturan tegas bakal ditegakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam menangani penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Ilustrasi penyekatan - Aturan tegas bakal ditegakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam menangani penyebaran Covid-19 di wilayahnya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - Aturan tegas bakal ditegakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam menangani penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Saat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan, Pemkab Bekasi berencana menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

Mulai kemarin, Jumat (23/7/2021) baik masyarakat, pelaku usaha, dan perusahaan yang melanggar protokol kesehatan akan dikenakan sanksi tipiring atau tindak pidana ringan.

Sanksi tipiring itu berupa penjara paling lama tiga bulan dan atau denda paling sedikit Rp 500.000, paling banyak Rp 50 juta.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika mengatakan, petugas bakal meningkatkan kegiatan operasi yustisi dan inspeksi mendadak atau sidak.

Pengawasan itu dilakukan pada sektor non esensial dan kritikal pada masa perpanjangan PPKM level 4 atau darurat yang akan berlangsung hingga 25 Juli 2021.

Razia tertib masker di Jalan Kebon Sereh Raya, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (7/4/2021).
Ilustrasi pelanggar PPKM (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH)

"Kita akan menitikberatkan pada penindakan tegas terukur tetapi tetap humanis, dan Insya Allah akan kita laksanakan operasi yustisi, juga sidang. Yang melanggar akan ada sidang tipiring," kata Dodo.

Dia menjelaskan, pada sidang tipiring akan melibatkan pihak pengadilan untuk memproses pelanggar aturan PPKM darurat atau PPKM level 4.

Baca juga: Patroli Skala Besar, Polsek Kebayoran Baru Bagikan Beras ke Pemulung, Ojol dan Sopir Bajaj

Baca juga: Oknum Polisi Pingsan Diamuk Massa Saat Ketahuan Begal Motor, Sempat Meringis Istrinya Sedang Hamil

Aturan diterapkan sesuai Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No 5 Tahun 2021.

Isi aturan, sanksi penjara maksimal tiga bulan hingga denda minimal Rp 500 dan maksimal Rp 50 juta sesuai pelanggaran yang dilakukannya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved