Antisipasi Virus Corona
Cara Dian Ayu Bagi Waktu Anak Antara Belajar Online dan Bermain Selama di Rumah Saja
Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga Roslina Verauli mengatakan, dengan bermain anak bisa pelajari hal yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM - Bermain, punya banyak manfaat bagi anak-anak.
Psikolog Klinis Anak, Remaja, dan Keluarga Roslina Verauli mengatakan, dengan bermain anak bisa mempelajari banyak hal yang bermanfaat bagi tumbuh kembangnya.
Namun sayangnya, di tengah kondisi PPKM saat ini, aktivitas anak-anak menjadi semakin terbatas.
Selebriti Dian Ayu punya cara tersendiri dalam membagi waktu anak antara sekolah online dan bermain dari rumah selama pandemi Covid-19.
Baca juga: Selama PPKM Darurat, Ratusan Nakes di Kota Tangerang Terpapar Covid-19
"Kita harus mengingat tingkat stres juga, anak juga manusia. Kita aja bisa merasakan (stres), apalagi mereka yang gak bisa menyampaikan kalau mereka stres. Ujung-ujungnya jadi rewel atau mau apa gak jelas. Jadi aku suka memposisikan diri kaya mereka juga," kata Dian Ayu, dalam acara virtual Cussons Kids Play, Minggu (25/7/2021).
TONTON JUGA:
Sebagai ibu dua anak, Dian menyadari betul bahwa anak juga bisa mengalami stres karena perubahan pola hidup yang dijalani selama pandemi Covid-19.
Untuk itu, penting bagi Dian Ayu untuk mengatur waktu anak antara belajar online dan bermain meski hanya dari rumah.
Baca juga: Dalam Kurun Waktu 3 Minggu, Jumlah Pelanggar dalam Razia Masker di Jakarta Timur Capai 5.872 Orang
Biasanya, Dian Ayu membuat jadwal aktivitas harian yang dilakukan oleh kedua anaknya. Namun jadwal tersebut diserahkan langsung untuk disusun oleh anaknya.
Misalnya setelah belajar, aktivitas apa ingin dilakukan sang anak.
"Aku biarkan mereka atur sendiri, setelah sekolah pastinya. Jadi kalau setelah sekolah, mau ngapain dulu nih?," kata dia.
Baca juga: Ketahui Ragam Manfaat Jeruk Nipis Bagi Kesehatan, Bisa untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Sebagai Ibu, Dian Ayu lebih memilih untuk mengarahkan dan mengingatkan anaknya soal aktivitas apa yang sebaiknya di lakukan.
Misalnya, jika pagi hari sudah melakukan pembelajaran online dengan menatap layar berjam-jam, maka setelahnya Dian menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik lainnya dan menghindari aktivitas menatap layar lagi.
Misalnya seperti menghindari main komputer, gadget, atau televisi.
"Aku mengingatkan, Kakak kan sudah sekolah dari jam sekian sampe jam sekian, kita istirahatkan dulu yuk matanya yuk. Kalau mau kita mainnya tapi yang gak pakai layar dulu. Mau itu Hp, komputer, TV, jdi kita mainnya yang offline dilu. Main apa aja, terserah sesuai dengan tenaganya mereka juga," kata Ayu.
"Kalau mereka sudah capek banget, dan gak mau mikir banget yaudah sekedar ngobrol atau main yang gitu-gitu doang. Misalnya bikin cerita sendiri, atau main lego, atau biasanya aku kasih izin (main) lagi itu setelah makan siang atau sore sekalian. Pokoknya dikondisikan dengan seberapa sering mereka menggunakan si gawai ini," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/dian-ayu-bercerita-tentang-caranya-membagi-waktu.jpg)