Breaking News:

Viral di Medsos

Viral Video Warga Diduga Aniaya Pasien Covid-19, Pemkab Buka Suara: Bukan Kekerasan, Mereka Peduli

Beredar video pria pasien covid-19 dianiaya warga. Bagaimana faktanya? Pemerintah Kabupaten Toba, Sumatera Utara memberikan penjelasan.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Muji Lestari
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba, Sumatera Utara (Sumut) memberikan penjelasan terkait adanya seorang pria yang disebut dalam kondisi positif virus Corona dianiaya warga kampung. Pemkab mengatakan pria itu bukan dianiaya, namun diamankan karena lari saat menjalani isolasi mandiri (Isoman) pada Sabtu (24/7/2021) malam. 

"Warga yang ikut mengamankan saat itu juga sudah diambil keterangan untuk klarifikasi kejadian video yang viral tersebut," jelasnya.

Diberi perawatan di rumah sakit

Dikutip dari Instagram @torang.14, Anggota DPRD Toba Torang Sitorus menginformasikan kondisi Salamat Sianipar di rumah sakit.

Salamat Sianipar yang terkonfirmasi covid-19 sudah menjalani isolasi di rumah sakit.

Dalam video yang diunggah Torang, terlihat tangan dan kaki Salamat Sianipar diikat saat berbaring di kasur.

Dijelaskan Torang, hal itu dilakukan demi mencegah Salamat Sianipar kabur dan menyakiti dirinya sendiri.

Baca juga: Pramugara & Pramugari Dipecat Imbas Selingkuh, Istri Sah Tak Lapor Polisi: Takut Hidup Dia Susah

"Beliau diikat karna ditakutkan beliau dapat kabur kembali,"

"Dan karna beliu mau memukul dirinya sendiri yg dapat membayakan nyawanya."

"Dan masalah ini sudah ditangani oleh pihak berwajib, kita tunggu saja hasilnya," tulisnya.

Selain itu dijelaskan Bupati Toba, Sianipar akan mendapat penanganan khusus karena memiliki gejala depresi.

(TribunJakarta/TribunMedan)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved