Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

930 Perusahaan Ditutup Sementara Pemprov DKI Selama Masa PPKM Darurat, Begini Alasannya

Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi menutup hampir seribu perusahaan selama masa PPKM Darurat hingga PPKM Level 4

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Istimewa
Tangkapan layar dari instagram story Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan sidak ke kantor Ray White Indonesia. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi menutup hampir seribu perusahaan selama masa PPKM Darurat hingga PPKM Level 4.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI Jakarta Andri Yansyah saat ditemui di kantornya.

Andri mengatakan, pihaknya terus menggencarkan sidak-sidak ke sejumlah perusahaan selama masa PPKM Darurat hingga PPKM Level 4.

"Periode 5 Juli sampai 23 Juli 2021, ada 1.283 pemeriksaan atau pengawasan yang kami lakukan terhadap perkantoran atau perusahaan," ucapnya, Senin (26/7/2021).

"Hasilnya, 930 sudah kami lakukan penutupan sementara," tambahnya menjelaskan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 852 perusahaan ditutup sementara lantaran ada temuan kasus positif Covid-19 di kantornya.

Kemudian, ada 78 perusahaan yang disegel lantaran melanggar protokol kesehatan.

"Hampir 90 persen penindakan yang kami lakukan berdasarkan pengaduan masyarakat," ujarnya.

Selama masa PPKM Darurat hingga PPKM Level 4, perusahaan yang tidak masuk kategori esensial dan kritikal harus menerapkan 100 persen bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved