Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Distribusi Sembako dan Obat, Wali Kota Bekasi Datangi Rumah-rumah Warga yang Isolasi Mandiri

Sambangi dari rumah ke rumah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi distribusi bantuan sembako bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat menyambangi rumah warga yang tengah menjalani isoman di Kelurahan Jakamulya, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (26/7/2021).    

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Sambangi dari rumah ke rumah, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi distribusi bantuan sembako bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri (mandiri), Senin (26/7/2021).

Pria yang akrab disapa Pepen ini turun langsung, membagikan sembako dan keperluan obat-obatan bagi pasien Covid-19 di lingkungan RW 11, RW 12, RW 04 dan Cluster Rugun Green Village, kelurahan Jakamulya, Bekasi Selatan.

Blusukan ke rumah-rumah warga isoman ini dilakukan dengan didampingi petugas puskesmas, camat dan lurah setempat.

Sekaligus sebagai visit perkembangan kesehatan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isoman oleh petugas kesehatan.

Wali Kota Bekasi juga tampak melakukan interaksi dengan pasien Covid-19 meski dalam kesempatan itu, warga yang tengah menjalani isoman hanya dapat berbicara dari dalam rumah.

"Memberikan dorongan dan dukungan untuk para isoman dirumah juga sekaligus menunjukkan langsung bahwa Pemerintah hadir untuk warga Kota Bekasi dalam memberikan bantuan kepada warga," kata Pepen.

Dia menekankan, pengurus lingkungan di tingkat kelurahan, kecamatan serta dibantu TNI-Polri harus berperan aktif dalan memantau perkembangan warga pasien isoman.

Baca juga: Satu Hari, Rata-rata 17 Pasien Covid-19 yang Jalani Isolasi Mandiri Meninggal Dunia di Kota Bekasi

"Kembali di tegaskan kepada 4 pilar wilayah, bahwa pada masa pandemi ini harus aktif dalam memantau situasi warga yang sedang isolasi mandiri maupun penegakkan protokol kesehatan," ucapnya.

"Setiap harinya harus terpantau apakah obat habis atau kondisi para pasien dalam proses tahap kesembuhannya sehingga adanya peran Pemerintah hadir ditengah warga yang membutuhkan," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved