Breaking News:

3 Dapur Khusus untuk Produksi Roti Dibangun Kopi Kenangan, Investasi Capai Rp1,5 Miliar

Kopi Kenangan Group membangun tiga mini Central Kitchen atau dapur khusus untuk memproduksi kebutuhan Cerita Roti di Pulau Jawa.

Editor: Kurniawati Hasjanah
dok. Kopi Kenangan
3 Dapur Khusus untuk Produksi Roti Dibangun Kopi Kenangan, Investasi Capai Rp1,5 Miliar 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kopi Kenangan Group membangun tiga mini Central Kitchen atau dapur khusus untuk memproduksi kebutuhan Cerita Roti di Pulau Jawa.

“Saat ini, selain Central Kitchen Palmerah, kami juga telah memiliki satu mini Central Kitchen yang telah beroperasi yaitu di daerah Cibubur," papar James Prananto, Chief of Business Development Officer dan Co-Founder Kopi Kenangan Group kepada TribunJakarta, Selasa (27/7).

Adapun dua mini Central Kitchen lainnya akan dibangun di Semarang dan Bandung.

"Selain itu, kami menargetkan untuk memiliki total 6 mini Central Kitchen di Pulau Jawa dan Sumatera pada penghujung tahun ini,” tambah James.

Dengan estimasi dana investasi mendekati 1,5 miliar rupiah per mini Central Kitchen, Kopi Kenangan Group menargetkan kapasitas produksi 5.000 roti per hari untuk mini Central Kitchen Semarang dan 2.500 roti per hari untuk wilayah Cibubur dan Bandung.

Ilustrasi roti
Ilustrasi roti (dok. Kopi Kenangan)

Sementara itu, kebutuhan Cerita Roti di area Jabodetabek didukung oleh kehadiran Central Kitchen Palmerah yang dioperasikan oleh 120 karyawan serta memiliki kapasitas produksi 600.000 roti per bulan.

Baca juga: Chord Lagu dan Lirik What Is Love - Twice, Dancenya Lagi Populer di TikTok!

Pembangunan mini Central Kitchen juga diharapkan dapat menyerap tenaga kerja baru di masing-masing area operasi.

Setiap mini Central Kitchen membutuhkan setidaknya 25 karyawan untuk mencapai target produksi per hari, khusus di area Semarang dibutuhkan 40 karyawan karena kapasitas produksi yang lebih tinggi.

Kehadiran 3 mini Central Kitchen baru serta ekspansi  bisnis Cerita Roti diharapkan dapat membuka setidaknya 100 lowongan kerja baru sehingga turut berkontribusi langsung terhadap perekonomian daerah.

“Harapan kami, target ekspansi, pelayanan, dan penjualan di akhir tahun nanti dapat tercapai sehingga dapat membantu pemulihan ekonomi dan sektor F&B di Indonesia setelah terkena dampak pandemi yang cukup besar sejak tahun lalu,” tutup James.

Cerita Roti sendiri merupakan roti bantal dengan tekstur lembut, selembut awan, dibuat dengan bahan premium menggunakan teknik modern, tanpa bahan pengawet.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved