Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Covid-19 di DKI Melandai, Anies: Jangan Lengah dan Kendor, Kita Bisa Turunkan Tingkat Kegawatan

Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami penurunan sejak PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli dan PPKM Level 4

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami penurunan sejak PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli dan PPKM Level 4 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami penurunan sejak PPKM Darurat diterapkan pada 3 Juli dan PPKM Level 4 pada 21 Juli sampai 2 Agustus mendatang.

Hal ini dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sebuah video yang ditayangkan di kanal youtube Pemprov DKI.

Anies bilang, penurunan ini terlihat dari berkurangnya kasus aktif, tingkat kematian, positivity rate, hingga keterisian fasilitas kesehatan di ibu kota.

"Angka kasus aktif Jakarta terus berkurang. Bila sebelumnya kita sempat mencapai angka lebih dari 113.000 kasus aktif pada tanggal 16 Juli 2021, maka per kemarin (25/7) kasus aktif kita sudah turun di angka 64.000," ucapnya dikutip Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Mendagri Ungkap Alasan Kabupaten Tangerang Ditetapkan Sebagai PPKM Level 4

Turunnya kasus aktif ini konsisten dengan tren penurunan di beberapa parameter lain, di antaranya positivity rate yang tadinya di kisaran 45 persen dan kini sudah di kisaran 25 persen.

"Juga, pemakaman protap Covid-19 yang sempat mencapai lebih dari 350 sehari, kini turun di bawah 200 per hari," ujarnya.

Gubernur Anies juga menjelaskan bahwa dalam beberapa minggu terakhir pihaknya telah berkomunikasi, memantau, dan mengunjungi beberapa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Jakarta.

Baca juga: 930 Perusahaan Ditutup Sementara Pemprov DKI Selama Masa PPKM Darurat, Begini Alasannya

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anies mendapati kondisi rumah sakit yang semakin hari semakin terkendali, karena tersedianya kapasitas tempat tidur isolasi di Instalasi Gawat Darurat hingga ICU.

Beberapa rumah sakit pun dikunjungi Anies, seperti RSUD Budhi Asih dan RSKD Duren Sawit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved