Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kelebihan Kapasitas dan Pekerjakan Ibu Hamil, Pabrik Garmen di Cilincing Diberikan Teguran Tertulis

PT Tainan Enterprises mendapat teguran lantaran perusahaan tersebut belum sepenuhnya memenuhi aturan PPKM Level 4 di DKI

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Septiana
Sudin Nakertrans Jakarta Utara
Satgas Covid-19 Jakarta Utara memberikan teguran tertulis kepada PT Tainan Enterprises di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Cilincing, Jakarta Utara, yang belum sepenuhnya ikut aturan PPKM Level 4, Selasa (27/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Satgas Covid-19 Jakarta Utara menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PT Tainan Enterprises di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/7/2021). 

Dalam prosesnya, Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertrans) Jakarta Utara memberikan teguran lantaran perusahaan tersebut belum sepenuhnya memenuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di DKI Jakarta.

TONTON JUGA

Kasudin Nakertrans Jakarta Utara Gatot Subroto Widagdo mengatakan, sidak ini merupakan hasil temuan monitoring tim yang dilakukan sebelumnya.

"Tim menemukan adanya beberapa persyaratan yang belum dipenuhi manajemen untuk tetap beroperasi saat adanya aturan PPKM Level 4," kata Gatot.

Menurut Gatot, pihaknya mendapati ada kelebihan kapasitas pekerja dalam proses produksi dari perusahaan garmen tersebut.

Satgas Covid-19 Jakarta Utara memberikan teguran tertulis kepada PT Tainan Enterprises di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Cilincing, Jakarta Utara, yang belum sepenuhnya ikut aturan PPKM Level 4, Selasa (27/7/2021).
Satgas Covid-19 Jakarta Utara memberikan teguran tertulis kepada PT Tainan Enterprises di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Cilincing, Jakarta Utara, yang belum sepenuhnya ikut aturan PPKM Level 4, Selasa (27/7/2021). (Sudin Nakertrans Jakarta Utara)

Petugas juga menemukan adanya pekerja hamil yang seharusnya menjalani tugas dari rumah.

Terkait dengan adanya persyaratan yang belum dipatuhi manajemen, Satgas Covid-19 Jakarta Utara memberikan sanksi berupa teguran tertulis sekaligus pembinaan.

Baca juga: Pengawasan Makan 20 Menit di Depok, Satpol PP Masih Temukan Pelanggaran: Memang Agak Susah Ya

Baca juga: Cara Dapat Promosi Naik Jabatan Selama WFH di Tengah Pandemi Covid-19, Yuk Dicoba!

"Ini lah yang kami bina agar semua sesuai aturan yang berlaku saat ini, demi kepentingan penyelamatan," kata Gatot.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved