Persija Jakarta

Momen Terindah Ismed Sofyan Selama di Persija: Berjuang Keluar dari Zona Degradasi

Berkarier 20 tahun bersama Persija Jakarta, Ismed Sofyan membeberkan pengalaman yang tidak bisa dilupakannya

Editor: Erik Sinaga
ISTIMEWA/Media Persija
Aksi bek kanan Persija Jakarta, Ismed Sofyan saat melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Selatan, Sabtu (6/7/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM- Berkarier 20 tahun bersama Persija Jakarta, Ismed Sofyan membeberkan pengalaman yang tidak bisa dilupakannya.

Bukan saat mengangkat tropi, justru pengalaman tidak terlupakan adalah ketika Persija Jakarta berjuang lolos dari zona degradasi.

Terjadi pada musim 2013, kala itu Persija Jakarta harus banting tulang bisa keluar dari zona degradasi.

“Buat saya, musim 2013 adalah momen terindah selama di Persija,” ujar Ismed seperti dikutip Bolasport.com dari laman resmi klub, Senin (26/7/2021).

Jika biasanya Persija Jakarta selalu berada di papan atas, berbeda saat musim itu.

Baca juga: Sejarah Persija Hari Ini, Gol Emmanuel Kenmogne Bawa Macan Kemayoran Kalahkan Sriwijaya FC

Semua pemain berjibaku agar tidak membuat Persija Jakarta terlempar ke divisi bawah.

Untuk itu, momen usaha keras itulah yang paling tidak bisa dilupakan oleh Ismed Sofyan.

“Persija biasanya langganan papan atas, tapi musim itu terpuruk. Itu momen paling sulit buat saya,” ungkap Ismed.

Akibat dari terpuruknya Persija Jakarta, banyak yang menggoda Ismed Sofyan untuk berpaling.

Baca juga: Nilai Pasar Bek Persija Saat Masa Keemasan Bisa Lampaui Satu Skuat Klub Termahal Liga 1 2021

Namun karena tekad kuat untuk mengangkat posisi Persija Jakarta kembali ke papan atas membuat Ismed Sofyan menolak semua tawaran mentah-mentah.

Pasalnya dirinya sudah terlalu nyaman berada di Persija Jakarta sehingga membuatnya memilih bertahan bagaimana pun keadaannya.

“Saya ingin membantu tim keluar dari situasi sulit."

Baca juga: Persija Jakarta Klaim Klub dengan Jumlah Penonton Terbanyak Tiga Musim Terakhir, Ini Datanya

“Rasa cinta setiap orang kan berbeda. Kalau memikirkan materi, peluang (pindah) terbuka lebar karena banyak tawaran dengan nominal cukup besar. Tapi soal kenyamanan, tidak semua klub memilikinya," pungkasnya.

Berita ini telah tayang di Bolasport berjudul: Momen Persija Jakarta Terpuruk Jadi yang Terindah Buat Ismed Sofyan

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved