Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dapat Tugas Baru, Dinas Kesehatan: CPNS DKI Bakal Jadi Tracer Digital Lacak Penyebaran Covid-19

Pemprov DKI Jakarta melatih ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) DKI sebagai tenaga tracer digital guna melacak kasus Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat ditemui di Balai Kota, Selasa (2/3/2021). 

Tracer Digital nantinya, kata Hadi, akan melaksanakan wawancara melalui WhatsApp (WA) atau telepon dengan beberapa pertanyaan yang telah disiapkan.

Namun, apabila ada kendala, kata dia, tenaga Tracer Lapangan akan bergerak menuju sasaran yaitu masyarakat yang dikonfirmasi masuk pada tracing kontak erat.

Data hasil wawancara kemudian akan dicatat dalam sebuah formulir yang telah disiapkan.

Hal tersebut disampaikan Hadi saat menyerahkan laptop secara simbolis kepada Babinsa TNI AD, Babinpotmar TNI AL, dan Babinpotdirga TNI AU yang akan melaksanakan tugas sebagai tenaga Tracer Digital Covid-19 di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Selasa (27/7/2021).

"Selanjutnya para Babinsa yang menjadi tenaga tracer akan berkoordinasi dengan Puskesmas untuk melaksanakan tindakan berikutnya yaitu melaksanakan entry test dengan antigen, untuk mengetahui apakah masyarakat tersebut menunjukan gejala reaktif atau tidak,” kata Hadi dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Selasa (27/7/2021).

Menurut Hadi pekerjaan para Babinsa sebagai tenaga Tracer Digital sangat penting dalam memutus birokrasi yang begitu panjang harus ke lapangan.

“Para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga merupakan garda terdepan yang harus mampu untuk melaksanakan upaya memitigasi atau memotong rantai penularan sampe angka paling rendah,” kata Hadi.

Hadi berharap mulai minggu depan para tenaga Tracer Digital dan Tracer Lapangan dari TNI sudah dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat menekan kasus Covid-19.

“Saya sampaikan bahwa menjadi tenaga Tracer Digital dan Tracer Lapangan adalah tugas mulia yang diberikan oleh pemerintah bagi para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga dan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya diluar tugas rutin seperti pembagian sembako dan juga melaksanakan penegakan Protokol Kesehatan,” kata Hadi.

Hadi menyampaikan bahwa laptop merupakan peralatan yang harus digunakan dan harus dikuasai karena ini adalah senjata mereka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved