Breaking News:

Gadis 15 Tahun Jadi Korban Kekerasan Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Polisi Jadi Harapan

Seorang anak menjadi korban kekerasan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri di Pamulang, Tangsel. Polisipun turun tangan

Kompas.com/shutterstock
Ilustrasi kekerasan anak 

Polisi menjadi harapan W dan keluarga untuk segera meringkus R dan E. 

"Memang sudah sering, makanya pihak keluarga tidak terima akan tindakan ini," jelas Wahyudi.

W mengalami trauma atas kekerasan yang diterimanya, dan kini tinggal bersama ibu kandungnya.

"Hasil visum sudah diserahkan ke polres. Tetapi untuk penanganan selanjutnya belum ada kepastian. Kalau si korban sekarang tinggal sama ibu kandungnya, kondisinya syok," pungkas Wahyudi.

Pihak Polres Tangsel menerima laporan dugaan kekerasan itu dengan nomor laporan TBL/B/948/VII/2021/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN, dengan jeratan pasal 80 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2015 tentang perlindungan anak.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangsel, Ipda Tita Puspita Agustina, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dugaan tindak kekerasan terhadap anak yang dialami W.

Namun, Tita enggan menjelaskan lebih lanjut kasus tersebut.

Dia hanya menyebut bahwa masih melakukan penyelidikan dan akan meminta keterangan lebih lanjut dari pihak pelapor maupun terlapor.

"Sudah (terima laporan), masih penyelidikan. Minggu depan mau dilanjutkan, apa yang dilaporkan sama pelapornya. Kami baru menerima laporannya," kata Tita.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Remaja Perempuan Dianiaya Ayah Kandung dan Ibu Tiri di Pamulang, Keluarga Lapor Polisi"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved