Breaking News:

PSSI DKI Buat Terobosan Baru, Liga Sepak Bola di Jakarta Bisa Disaksikan Secara Streaming

Asprov PSSI DKI Jakarta berupaya menyiapkan kompetisi Liga 3 DKI Jakarta semenarik dan sekompetitif mungkin. Liga 3 bakal disiarkan secara streaming

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
Kompetisi Liga 3 DKI Jakarta mempertemukan Persitara Jakarta Utara kontra Pemuda Jaya di Stadion Tugu, Jakarta Utara - Asprov PSSI DKI Jakarta berupaya menyiapkan kompetisi Liga 3 DKI Jakarta semenarik dan sekompetitif mungkin. Liga 3 bakal disiarkan secara streaming 

TONTON JUGA

"Harapan saya tiga sampai empat bulan sebelum kompetisi dimulai, kami langsung melakukan rekruitmen pemain," ucapnya menambahkan.

Tak hanya lapangan, Gede Widiade juga sudah menyiapkan mess pemain dan alat transportasi untuk klub Liga 3 asal Jakarta itu.

Diharapkan klubnya ini bisa memberikan hiburan untuk warga Jakarta.

"Jadi setidaknya kami ingin menambah hiburan di Jakarta," ucap Gede Widiade.

Baca juga: Kejutan di Olimpiade Tokyo 2020: Jerman Tersingkir, Brasil dan Korea Selatan Lolos ke Perempat Final

Sulit jalankan kegiatan sepak bola saat pandemi

Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta memastikan tidak akan menggulirkan kompetisi sepak bola Piala Soeratin dan Liga 3 2020.

Kepastian tersebut diputuskan Asprov PSSI DKI Jakarta setelah mempertimbangkan hasil rapat dari para anggota Komite Eksekutif (Exco).

Keputusan tersebut turut dituangkan dalam surat bernomor 406/Asprov/PSSI/DKI/X-2020 yang dikeluarkan Asprov PSSI DKI Jakarta pada Kamis (15/10/2020).

Asprov PSSI DKI Jakarta menilai akan sulit melaksanakan kompetisi sepak bola di wilayahnya pada tahun 2020.

Penyebaran Covid-19 diberbagai wilayah di Jakarta yang masih tinggi membuat izin pertandingan akan sulit diberikan.

TONTON JUGA

Sektretaris Jendral (Sekjen) Asprov PSSI DKI Jakarta, Ahrki Gusmark Luntungan mengatakan pihaknya tidak bisa memaksakan kehendak untuk menggulirkan Liga 3 dan Piala Soeratin.

"Kalau di Jakarta ini kita tidak akan menggelar Liga 3 karena acuannya kan ke Pergub dan PSBB transisi. Kalau di PSBB transisi itu kan sudah jelas ga boleh dilaksanakan karena ada Pergubnya," kata Ahrki kepada TribunJakarta, Jumat (16/10/2020).

Saat ini, di wilayah DKI Jakarta memang sudah banyak membuka operasional lapangan sepak bola.

Namun, dibukanya lapangan tersebut hanya untuk kegiatan informal dan komunitas sepak bola yang ada di Jakarta.

Hal itu akan sulit terlaksana jika kegiatan sepak bola yang melaksanakannya dari Asprov PSSI DKI Jakarta.

Asprov PSSI DKI Jakarta akan mendapatkan denda besar jika memaksakan menggulirkan kegiatan sepak bola.

"Berbeda dengan komunitas, kalau mereka kan bukan kegiatan resmi. Jadi seandainya kalau ditegor sama polisi juga itu akan bubar. Beda kegiatan resmi dari PSSI akan kena denda dan di Pergubnya juga ada," ujarnya.

Tak hanya itu, jika memaksakan menggelar Liga 3, maka Asprov PSSI DKI Jakarta akan mendapatkan banyak sorotan dari banyak institusi.

Asprov PSSI DKI Jakarta harus bisa bergandengan tangan mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memerangi Covid-19.

Untuk itu, Asprov PSSI DKI Jakarta telah memutuskan segala kegiatan kompetisi sepak bola tidak dilaksanakan pada tahun 2020.

Baca juga: Kejutan di Olimpiade Tokyo 2020: Jerman Tersingkir, Brasil dan Korea Selatan Lolos ke Perempat Final

"Kalau Jakarta mengelar nanti dibiang tidak mendukung program pemerintah. Lebih bahaya secara institusi, nanti Asprov PSSI DKI Jakarta dibilang tidak mendukung. Ini kan bencana nasional, kalau instusi sulit bergerak dibanding teman-teman komunitas," jelasnya.

Selain kompetisi Liga 3, Ahrki Gusmark memastikan seluruh kegiatan sepak bola di level Asosiasi Kota (Askot) juga tidak dilaksanakan.

"Iya jadi tahun 2020 ini clear semua tidak ada kegiatan Liga 3 dan Soeratin. Askot juga kalau ada kegiatan internal, misalkan di Askot Jakarta Selatan ada kejuaraan tidak bisa bergulir," kata mantan sekretaris Askot PSSI Jakarta Selatan itu.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved