Satpol PP Gadungan Tipu 9 Orang, Korban Diminta Bayar Rp 25 Juta untuk Jadi Pegawai Kontrak

Satpol PP gadungan tersebut telah menipu sejumlah orang dan meraup keuntungam hingga puluhan juta Rupiah.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Tampang YF, pelaku penipuan yang mengiming-imingi korbannya menjadi petugas Satpol PP DKI, Senin (26/7/2021) - Satpol PP gadungan tersebut telah menipu sejumlah orang dan meraup keuntungam hingga puluhan juta Rupiah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap Satpol PP gadungan berinisial YF.

Satpol PP gadungan tersebut telah menipu sejumlah orang dan meraup keuntungam hingga puluhan juta Rupiah.

TONTON JUGA

"Korbannya itu ada 9 orang, termasuk si pelapor sendiri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

Dalam beraksi, YF mengaku sebagai pejabat pengadaan barang dan jasa bidang pengembangan Satpol PP DKI Jakarta.

Kepada 9 orang korbannya, YF mengatakan bahwa dirinya bisa merekrut orang menjadi Satpol PP.

Tampang YF, pelaku penipuan yang mengiming-imingi korbannya menjadi petugas Satpol PP DKI, Senin (26/7/2021).
Tampang YF, pelaku penipuan yang mengiming-imingi korbannya menjadi petugas Satpol PP DKI, Senin (26/7/2021). (TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci)

"Cukup dengan membawa Rp 25 juta sudah bisa menjadi pegawai Satpol PP," ujar Yusri.

Ia menambahkan, tersangka juga mengiming-imingi korbannya mendapatkan surat pengangkatan dan perjanjian kontrak kerja, serta gaji setiap bulannya.

Baca juga: Nasib Pasutri yang Dianiaya Satpol PP di Gowa: Warkop Harus Ditutup, Diangggap Serobot Lahan Negara

Baca juga: Influencer Ngaku Dapet Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga, DPRD Bantah Fasilitasi: Itu Berita Hoaks

"Dari 9 orang, baru 5 orang yang sudah bayar. Itu pun ada yang belum lunas. Total semuanya Rp 60 juta sudah diterima yang bersangkutan (tersangka)," ucap dia.

YF kini mendekam di Rutan Polda Metro Jaya. Ia dijerat Pasal 372 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Wagub DKI minta jangan cepat percaya

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal oknum Satpol PP gadungan yang menipu warga hingga puluhan juta rupiah.

Politisi Gerindra ini pun mengingatkan warganya untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan iming-iming jalur cepat dan instan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved