Breaking News:

Selama PPKM Darurat, Jumlah Permintaan Pelayanan Paspor di Imigrasi Tangerang Merosot 90 Persen

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna menjelaskan, terdapat penurunan pelayanan permohonan paspor sampai 90 persen

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Nok-TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di kawasan Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (29/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang mencatat adanya penurunan drastis jumlah pelayanan pembuatan paspor.

Penurunan tersebut tercatat selama pelaksanaan Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4 di Indonesia terutama di Kota Tangerang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna menjelaskan, terdapat penurunan pelayanan permohonan paspor sampai 90 persen selama PPKM.

"Pasti (turun) kalau ini paspor mungkin hanya 10 persen, penurunan 90 persen, yang dilayani tinggal 10 persen," jelas Sengky saat ditemui di kantornya, Kamis (29/7/2021).

Penurunan terjadi karena memang semua kantor pelayanan imigrasi ditutup total selama pemberlakuan PPKM Darurat dan Level 4.

Hal tersebut tentu saja mempengaruhi jumlah pemohon paspor di kantor imigrasi Tangerang.

Mulai dari warga negara Indonesia (WNI) atau pun warga negara asing (WNA).

Kendati demikian, pihaknya tetap membuka pelayanan permohonan pembuatan paspor untuk kasus darurat.

Seperti untuk tenaga kesehatan, TNI/Polri, kerja dinas kenegaraan, sakit, dan laim sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved