Breaking News:

Selama PPKM Darurat, Jumlah Permintaan Pelayanan Paspor di Imigrasi Tangerang Merosot 90 Persen

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna menjelaskan, terdapat penurunan pelayanan permohonan paspor sampai 90 persen

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Nok-TPI Tangerang, Felucia Sengky Ratna membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di kawasan Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (29/7/2021). 

"Untuk pelayanan kita tetap berikan yang sifatnya darurat. Baik WNA maupun WNI, adapun mekanismenya setiap hari petugas kita ada yang piket secara bergantian sehingga untuk kepentingan-kepentingan sifatnya darurat ini tetap dapat diberikan," ungkap Sengky.

Baca juga: Seleb TikTok Juy Putri Gugup saat Ikuti Sidang Pelanggaran PPKM Level 4 Bekasi, Didenda Rp 12 Juta

Baca juga: Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Distribusikan Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19

Baca juga: Ahsan/Hendra Bungkam Wakil Tuan Rumah, The Daddies Melaju ke Babak Semifinal

Terkait PPKM, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang memberikan bantuan berupa sembako kepada warga Kota Tangerang yang terdampak situasi Covid-19, Kamis (29/7/2021).

Adapun, kegiatan tersebut dilakukan serentak di Indonesia berdasarkan arahan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Sengky mengatakan, kalau sembako yang diberikan jajarannya merupakan hasil dari swasembada karyawannya.

"Kita kumpulkan sukarela dari para ASN yang di bawah lingkungan Kemenkumham. Jadi apa yang sudah kita kumpulkan secara sukarela ini kita bagikan lepada masyarakat yang khususnya terdampak Covid-19," kata Felucia.

Alasannya sembako dikumpulkan secara swasembada karena tidak semua orang seberuntung ASN.

Terutama di Kota Tangerang yang memang banyak masyarakatnya terdampak PHK efek domino dari pandemi Covid-19.

"Memang kita di masa pandemi saya pikir semua orang prihatin. Tapi dalam situasi keprihatinan ini tidak kurangi semangat kita untuk terus berbagi kepada masyarakat. Mungkin karena kalau saat ini kata sebagai ASN masih lebih pasti dalam hal pendapatan," papar Sengky.

Dari pantauan di lapangan, dirinya bersama beberapa staf menyisir daerah terpencil di kawasan Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Bila ditemukan warga yang dirasa butuh bantuan, maka akan diberikan sembako untuk bertahan dari pandemi Covid-19 terutama selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Kita ke Karawaci, Cipindoh, dan beberapa titik lokasi yang misalnya ditempat pembuangan sampah yang memang kita sasar masyarakat-masyarakat yang berada di bawah. Benar-benar apa yang kita lakukan ini tepat sasaran dan sangat bermanfaat," kata Sengky.

"Untuk program di Banten kurang lebih 500 paket sembako," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved