Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Update Covid-19 Tanggal 29 Juli 2021, Kasus Aktif di Jakarta Turun 7.751

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan 25.242 orang telah dites PCR hari ini mendiagnosis kasus baru.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengatakan 25.242 orang telah dites PCR hari ini mendiagnosis kasus baru. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, sebanyak 25.242 orang telah dites PCR hari ini mendiagnosis kasus baru.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan 3.845 dinyatakan positif Covid-19 hari ini, dan 21.397 lainnya negatif.

"Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 9.372 orang dites, dengan hasil 630 positif dan 8.742 negatif," paparnya dikutip dari keterangan Pemprov DKI Jakarta melalui siaran PPID, Kamis (29/7/2021).

Untuk diketahui, hasil tes antigen positif tidak masuk ke dalam total kasus positif di Jakarta. Sebab, semua dikonfirmasi ulang dengan tes PCR.

Baca juga: Pencarian Influencer yang Klaim Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Tak Berhasil, DPRD DKI Dicuekin

Meskipun kasus positif harian di DKI bertambah sebanyak 3.845 kasus, namun ia menyebutkan bahwa jumlah kasus aktif di Jakarta turun hingga 7.751 kasus.

Sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 27.466 orang yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri.

Dengan demikian, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 807.872 kasus.

Baca juga: Bantu Tangani Pandemi, Indonesia Power Priok POMU Kirim Bantuan ke RS Rujukan Covid-19

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 768.562 dengan tingkat kesembuhan 95,1%, dan total 11.844 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%," paparnya.

Melalui Satpol PP DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran protokol kesehatan masih digencarkan.

Berdasarkan laporan harian Satpol PP DKI Jakarta hingga 28 Juli 2021 pukul 18.00 WIB, telah dilakukan penertiban protokol kesehatan yang terdiri dari operasi masker, penertiban restoran, rumah makan, warung makan, dan kafe, serta pada perkantoran, tempat kerja, dan tempat usaha dengan total denda sebesar Rp 2,4 juta atau Rp 2.450.000.

Baca juga: Sekitar 45% Warga Tambora Sudah Divaksin Covid-19

Selain itu, terdapat 1 restoran, rumah makan, warung makan, kafe, dan 4 tempat usaha lainnya yang dilakukan penghentian sementara karena dinilai melanggar ketentuan.

"Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved