Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kasus Pungli Bansos di Tangerang, Wali Kota Arief Ngaku Tak Bisa Berbuat Banyak Lakukan Investigasi

Pemerintah Kota Tangerang mengaku tidak bisa melakukan banyak soal investasi pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) yang terjadi di wilayahnya

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media di kantornya - Pemerintah Kota Tangerang mengaku tidak bisa melakukan banyak soal investasi pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) yang terjadi di wilayahnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengaku tidak bisa melakukan banyak soal investasi pungutan liar (pungli) bantuan sosial (bansos) yang terjadi di wilayahnya

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan soal proses penerimaan bansos Program Keluarga Harapan (PKH).

TONTON JUGA

Sebab, belakangan ramai soal bansos yang dipotong oleh oknum di Kota Tangerang yang ketahuan saat kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Kecamatan Karang Tengah, Rabu (28/7/2021).

Menurutnya, pengawasan penyaluran PKH dilakukan oleh pendamping PKH.

Tiap pendamping PKH ditunjuk oleh Kemensos dan mereka berkoordinasi langsung oleh kementerian tersebut.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media usai kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021).
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui awak media usai kunjungan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

"Sebenernya mereka ini pendamping PKH, ditunjuk langsung sama Kemensos. Jadi, koordinasinya mereka lebih langsung ke Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemensos, ketimbang ke kami," kata Arief saat ditelepon, Jumat (30/7/2021).

Arief pun meminta Kemensos agar pihaknya juga bisa dilibatkan dalam proses penyaluran bansos PKH.

Baca juga: Polisi Rela Terbang ke Bali Demi Periksa Jerinx, Barang Milik Drummer SID Ini Disita Penyidik

Baca juga: Disebut Ciuman dengan Niko Al Hakim, Adhisty Zara Tutup Kolom Komentar di Instagram: Basi

Sebab, untuk saat ini Pemerintah Kota Tangerang tidak bisa campur tangan dalam skema yang ada.

Pasalnya, menurut Arief, bansos tersebut merupakan program Kemensos.

Menurut dia, pihak yang menentukan penerima PKH itu dilakukan oleh Kemensos bukan Dinsos Kota Tangerang.

TONTON JUGA

Jadi, pendamping PKH yang mengusulkan langsung daftar nama penerima bantuan itu ke Kemensos.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved