Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Wali Kota Bekasi Sebut Wilayahnya Sudah Tidak Relevan Masuk Kategori Level 4 Kebijakan PPKM

Rahmat Effendi mengatakan, Kota Bekasi sejak awal sudah melakukan upaya preventif melalui program Siaga RW penanggulangan Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jumat (30/7/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku, wilayahnya sudah tidak relevan jika masih dikategorikan level 4 dalam penerapan kebijakan PPKM.

Rahmat Effendi mengatakan, Kota Bekasi sejak awal sudah melakukan upaya preventif melalui program Siaga RW penanggulangan Covid-19.

Pemerintah pusat melalui kebijakan PPKM Darurat lalu masuk ke PPKM Level 4 yang berlaku hingga 2 Agustus 2021, menekankan hal serupa.

"Kita metodekan bahwa pengendalian dengan pola di tingkat RW, dulukan kita melakukan di Siaga RW sekarang PPKM darurat di tingkat RW, PPKM leveling ternyata itu lebih mudah mendeteksi," kata Rahmat di Stadion Patriot, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Wagub Jabar Minta Pemkot Bekasi Atur Juga Pelakasanaan Vaksinasi Pelajar SMA Sederajat

Melalui upaya pengendalian itu, Kota Bekasi saat ini mulai keluar dari fase genting lonjakan kasus. Data terbaru menunjukkan, tingkat kesembuhan naik dan bed occupancy rate (BOR) turun.

"Sekarang ini kita kalau saya lihat data terakhir kemarin itu angka kesembuhan kita udah naik lagi 90 persen lebih kan alhamdullilah, BOR rumah sakit kita udah 60 persen," jelas dia.

Namun penetapan level kebijakan PPKM dilihat dari jumlah kasus per 100.000 penduduk, Kota Bekasi kata dia, populasinya sekitar 2,5 juta jiwa.

Ditambah letaknya berada di algomerasi epicentrum Covid-19 Jabodetabek, membuat risiko penularan kasusnya cukup tinggi dan masuk kategori level 4.

"Oleh karena itu menurut saya, leveling 4 ini sekarang sudah tidak relevan, karena penduduk Kota Bekasi banyak," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved