Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

BOR di Kota Tangerang Terus Menurun, Pasien Covid-19 Diimbau Isolasi Mandiri di Fasilitas Pemerintah

Kepala Dinas Kesehatan, Liza Puspadewi pun mengimbau, pasien isolasi mandiri (Isoman) untuk memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi saat ditemui di ruangannya, Selasa (8/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG -  Jumlah tingkat keterisian kasur untuk pasien Covid-19 alias BOR di Kota Tangerang terus menurun.

Begitu pun dengan fasilitas isolasi mandiri atau Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) di Kota Tangerang yang semakin sepi pasien Covid-19.

Data terbaru, tingkat BOR di Kota Tangerang jadi 65,74 persen kemudian, RIT diangka 40 persen.

Kepala Dinas Kesehatan, Liza Puspadewi pun mengimbau, pasien isolasi mandiri (Isoman) untuk memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat, seperti RIT atau RS sebagai fasilitas kesehatan (Faskes) pemerintah.

"Saat ini keterisian tempat tidur covid-19 kian stabil, jadi pasien isoman bisa memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat agar terpantau dengan baik dan benar," kata Liza saat dihubungi, Sabtu (31/7/2021).

"Terlebih mereka yang berusia di atas 55 tahun, punya komorbit dan kondisi rumah tak memungkinkan menjadi ruang isolasi," tambah dia.

Walau, isoman di rumah juga tetap dapat kiriman obat dari Puskesmas dan permakanan dari Satgas Covid-19 setempat.

Terlebih, lanjutnya, angka kesembuhan isoman mencapai 98 persen.

Baca juga: Saksikan Perjuangan Lalu Muhammad Zohri di Olimpiade Tokyo 2020, Tonton Live Streamingnya Disini

Baca juga: Ribuan Pasien Covid-19 Meninggal di Luar Faskes, Wagub DKI Akui Sulit Awasi 26 Ribu Warga Isoman

Baca juga: Polres Metro Tangerang Sediakan 2.500 Dosis Vaksin Dalam Sehari untuk Warga Tangerang

"Dengan isolasi di faskes terpusat, kita dapat terpantau dengan baik jika terjadi perburukan gejala. Serta dengan terjaganya dokter dan perawat selama 24 jam, pemulihan pasien juga akan semakin cepat. Selain itu juga, melindungi orang-orang terdekat khususnya keluarga," ungka Liza.

Ia menjelaskan, saat ini pemantauan pasien isoman dilakukan melalui aplikasi Sirona dan website https://covid19.tangerangkota.go.id/pendataan_isman/daftar yang dikeluarkan Diskominfo.

"Terkait suplai obat-obatan, mereka yang lapor dan memeriksakan kondisinya di Puskesmas, secara otomatis petugas akan memberikan paket obat-obatan. Serta, memberikan nomor dokter Puskesmas yang bisa dihubungi untuk konsultasi kondisi hariannya secara lebih lanjut," jelas Liza.

Ia meminta masyarakat bisa memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat untuk proses penyembuhan.

Atau pun melaporkan kondisi isoman di rumah ke Puskesmas setempat atau melalui https://covid19.tangerangkota.go.id/pendataan_isman/daftar.

"Isolasi mandiri di rumah menjadi pilihan terakhir dengan syarat harus diawasi puskesmas setempat secara berkala," kata Liza mengakhiri.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved