Breaking News:

Beda Gaya Pelanggan Ludahi dan Caci Maki Petugas PLN Saat Ditagih, Kini Hanya Bisa Tertunduk Lesu

Muhammad Reza Sitio tertunduk lesu setelah ditangkap atas aksinya meludahi dan mencaci maki petugas PLN Medan di cafenya. Ini beda gayanya.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Muhammad Reza Sitio hanya bisa tertunduk lesu setelah ditangkap atas aksinya meludahi dan mencaci maki petugas PLN Medan di cafenya, Jalan Halat, Kelurahan Pasar Merah Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Muhammad Reza Sitio hanya bisa tertunduk lesu setelah ditangkap atas aksinya meludahi dan mencaci maki petugas PLN Medan di cafenya, Jalan Halat, Kelurahan Pasar Merah Barat.

Reza mengaku tindakannya itu karena tersulut emosi saat ditagih petugas PLN Medan.

Ia pun terlihat lesu saat diperiksa penyidik di ruang penyidikan Polsek Medan Kota, Sabtu (31/7/2021).

"Ya, tindakan saya salah karena tersulut emosi. Seharusnya tidak boleh emosi. Cuma karena ada pernyataan petugas yang tidak enak makanya membuat saya sedih dan marah," kata Reza saat ditanya Waka Polsek Medan Kota, AKP AW Nasution.

Reza mengaku berstatus anak tunggal di keluarganya dan sedang berwirausaha membuka kafe.

Baca juga: Kasus Penganiayaan Ojol kepada Kakek 72 Tahun di Polres Jaktim Akan Dilaporkan Keluarga ke Polda

Kemudian pada Kamis (29/7/2021), petugas PLN Medan datang dan hendak mematikan listrik saat sedang ada kostumer.

"Saat listrik mau dimatikan, kan customer tidak bisa memesan. Sementara, di situasi yang seperti ini, saya selaku pebisnis yang berjuang sendirian. Saya, barista, dan semuanya sedang mengecas ditambah sedang melatih barista baru," jelasnya.

Seorang pria meludahi petugas wanita PLN saat ditagih tunggakan listriknya.
Seorang pria meludahi petugas wanita PLN saat ditagih tunggakan listriknya. (HO / Tribun Medan)

"Dan beliau (petugas PLN) membuat pernyataan yang membuat saya sedih. Tapi saya akui perbuatan itu salah," lanjutnya.

Selain meludah, Reza juga mencaci maki petugas PLN Medan dan memukul kaca mobil.

Saat itu, Reza ditagih biaya penggunaan listrik sebesar Rp 719.749 disertai denda keterlambatan sebesar Rp 75.000.

Baca juga: Aku Khilaf, Pak Dalih Kakek Pemulung Usai Rudapaksa Nenek Lumpuh, Korban Dibopong dari Kursi Roda

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved