Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pedagang di Loksem Dilarang Berjualan Sebelum Vaksin Covid-19, Wakil Walikota Jakpus: Ada yang Takut

Nasib pedagang makanan dan minuman di lokasi sementara Jakarta Pusat dirundung dilema. mereka diwajibkan vaksinasi Covid-19 sebagai syarat berjualan

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat - Nasib pedagang makanan dan minuman di lokasi sementara Jakarta Pusat dirundung dilema. mereka diwajibkan vaksinasi Covid-19 sebagai syarat berjualan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Nasib pedagang makanan dan minuman di lokasi sementara (loksem) Jakarta Pusat kini dirundung dilema.

Bagaimana tidak, mereka diwajibkan vaksinasi Covid-19 sebagai syarat diizinkan berjualan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, mengatakan beberapa pedagang menolak divaksin.

"Alasannya ada yang takut atau apa, ya. Tapi kami jelaskan, tak perlu khawatir untuk mengikuti vaksinasi (Covid-19)," kata Irwandi, saat dihubungi, Minggu (1/8/2021).

"Vaksinasi Covid-19 ini demi kebaikan bersama, membentuk herd immunity," lanjutnya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat diwawancarai awak media, di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020).
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, saat diwawancarai awak media, di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Rabu (19/8/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Dia menuturkan, vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mengebalkan tubuh. 

Vaksinasi Covid-19, kata Irwandi, sebaiknya didapatkan karena pemerintah sedang gencar melakukannya.

"Kami imbau para pedagang di loksem dan lokbin (lokasi binaan) Jakarta Pusat mengikuti vaksin Covid-19," imbau Irwandi.

Baca juga: PPKM Level 4 di Jakarta Berakhir Besok, Anies Minta Ini ke Masyarakat: Ini Soal Keselamatan

Syarat mendapat vaksinasi Covid-19, kata Irwandi, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

"Kami harapkan semua pedagang ikut vaksin Covid-19 demi kebaikan bersama," tutup Irwandi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved