Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

PPKM Dinilai Belum Terlalu Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 di Indonesia, Bakal Diperpanjang Lagi?

Kebijakan PPKM yang diterapkan diberbagai daerah dinilai belum terlalu berhasil dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak pos penyekatan PPKM Darurat di Jalan Raya Bogor depan PT Panasonic perbatasan Jakarta Timur dengan Kota Depok - Kebijakan PPKM yang diterapkan diberbagai daerah dinilai belum terlalu berhasil dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. 

“Kalau mau diteruskan, yang pertama dipertimbangkan adalah yang tahu pemerintah, ada tidak resource-nya secara finansial untuk mendukung masyarakat rawan, insentif sosial ekonomi. Karena ini penting untuk keberhasilan,” ujar Dicky dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/7/2021).

“Karena PPKM ini sifatnya strategi penguat, bukan utama,” lanjut dia.

Belum terlalu berhasil

Sementara itu, saat disinggung terkait keberhasilan PPKM, Dicky menilai untuk saat ini belum terlalu berhasil.

Tampak pos penyekatan PPKM Level 4 di Jalan Raya Bogor perbatasan Jakarta Timur dengan Kota Depok, Senin (26/7/2021).
Tampak pos penyekatan PPKM Level 4 di Jalan Raya Bogor perbatasan Jakarta Timur dengan Kota Depok, Senin (26/7/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

“Kalau berhasil banget belum,” kata dia.

Jika melihat dari sisi kasus terkonfimasi pada 3 juli 2021, Indonesia memiliki 85,07 kasus infeksi per 1 juta kasus, adapun sekarang per 30 juli adalah sebesar 151,44 kasus infeksi per 1 juta.

Artinya, angka kasus Covid-19 di Indonesia, imbuhnya masih tinggi.

Adapun pada 3 Juli 2021 rate produksi (angka reproduksi) pada 1,36. Sedangkan per 30 Juli 2021 rate produksi di 1,05.

Memang rate produksi menurun. Namun hal tersebut tersebut tidak selaras dengan test positivity rate (perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan).

Baca juga: Kartu Prakerja Gelombang 18 Segera Dibuka, Sisa Saldo Pelatihan Bisa Dicairkan?

Sedangkan pada 3 Juli 2021, angka kematian adalah 1,72 per satu juta, sedangkan pada 30 Juli angka kematian sebanyak 6,12 per satu juta.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved