Breaking News:

Atap Rumah Warga di Mampang Prapatan Roboh, Bayi 18 Bulan Terluka Terkena Reruntuhan

Atap rumah warga di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, roboh

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Syarifudin (40), ayah dari bayi berusia 18 bulan yang tertimpa reruntuhan atap rumah di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, MAMPANG PRAPATAN - Atap rumah warga di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, roboh pada Minggu (1/8/2021) malam.

Seorang bayi berusia 18 bulan terluka tertimpa reruntuhan atap rumah tersebut.

"Anak saya tuh semalam tertimpa genting rumah," kata ayah korban bernama Syarifudin (40) saat ditemui di lokasi, Senin (2/8/2021).

Atap rumah warga yang roboh di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021).
Atap rumah warga yang roboh di kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021). (TribunJakarta/Annas Furqon Hakim)

Syarifudin mengungkapkan, sang anak tertimpa reruntuhan atap dan mengalami luka di bagian kepala.

Pantauan TribunJakarta.com, bayi yang menjadi korban terlihat diperban di bagian dahi.

Baca juga: Tembok MIN 6 Jagakarsa Roboh Akibat Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga Terendam Banjir

Syarifudin mengaku terpaksa tetap bertahan di rumahnya karena tidak memiliki biaya untuk pindah.

"Saya tadinya kurir. Sejak pandemi Covid-19 ini dirumahkan. Sekarang sudah nggak kerja. Paling kalau ada orang nyuruh-nyuruh saya kerjain serabutan. Yang penting keluarga, anak istri bisa makan," ujar dia.

Saat ini, kondisi atap rumah Syarifudin dibiarkan bolong dan belum diperbaiki. Ia pun harus mengakalinya ketika turun hujan.

Baca juga: Plang Ragunan di Jalan RS Fatmawati Roboh, Diduga Tertarik Kabel yang Tersangkut TransJakarta

"Biar nggak kebasahan pakai banner. Saya menepi ke tempat yang ada atapnya. Nanti kalau hujan reda digulung lagi atapnya," tutur Syarifudin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved