Persija Jakarta
Bambang Pamungkas Mengira Tak Akan Cocok dengan Presiden Persija: Masing-masing Punya Ideologis
Bersama Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, Bambang Pamungkas menjadi dua ornag yang cukup berperan penting bagi perkembangan tim.
TRIBUNJAKARTA.COM - Usai pensiun dari sepak bola di Persija Jakarta, Bambang Pamungkas memiliki tugas baru di Macan Kemayoran.
Bersama Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, Bambang Pamungkas menjadi dua ornag yang cukup berperan penting bagi perkembangan tim.
Bersama dengan Prapanca, pemain asal Salatiga, Jawa Tengah itu kini sudah satu tahun menjadi manajer klub berjuluk Macan Kemayoran.
Prapanca sendiri mengakui bahwa dirinya memang sangat membutuhkan sosok Bambang Pamungkas untuk membantu tugasnya di Persija Jakarta.
Apalagi pemain yang biasa disapa Bepe itu sudah sangat mengenal sejarah dan kultur di Persija Jakarta.
"Dengan segala pengetahuan gue yang terbatas, gue harus belajar banyak.
Makanya gue minta didampingi mas Bepe untuk cerita sejarah A sampai Z, saling sharing," ucap Prapanca dikutip TribunJakarta.com dari Youtube Persija Jakarta, Senin (2/8/2021).
Prapanca mengatakan bahwa dirinya berniat membawa Persija Jakarta menjadi semakin baik lagi ke depannya.
Baca juga: Kalahkan PSM Makassar, Persija Jakarta Ciptakan Rekor Kemenangan Terbanyak saat Juara Liga 1 2018
"Kita diwarisi klub yang besar dengan sejarah yang luar biasa oleh pendahulu kita.
Sekarang kita harus menaikan kelas bagi Persija dan itu tugas tak mudah untuk mas Panca," kata Bambang Pamungkas menimpali peran Prapanca yang juga ikut dalam wawancara tersebut.
Kesan Bepe ke Presiden Persija
Dalam kesempatan itu pula, Bepe menceritakan kesan pertamanya saat harus bekerjasama dengan Prapanca selaku presiden Persija Jakarta.
Bepe yang sudah kenyang pengalaman di sepak bola sempat tak yakin dirinya akan cocok bekerjasama dengan Prapanca.
Apalagi latar belakang Prapanca bukan berasal dari kalangan sepak bola.
"Pertama kali kita ngobrol sebenarnya enggak berjalan dengan mulus. Karena Panca dan gue sama-sama punya ideologis sendieri.

Awalnya agak kaku, bakal sama enggak ya.
Pengalaman gue di bola, dia (kebanyakan orang) interest urus bola tapi tidak terlalu care dengan psikologis bolanya," beber Bepe.
Namun ternyata semua kecemasan Bepe itu terbantahkan.
Seiring keduanya sering berkomunikasi bahwa rupanya menemukan kecocokan diantara keduanya.
"Dia (Prapanca) punya keinginan yang kuat buat Persija dalam segala hal, tidak hanya dlm sisi manajerial tapi juga di lapangan dan itu yang gue coba eksekusi," jelas Bepe mengenai sosok Prapanca.
Setahun duet Prapanca dan Bepe di manajerial, Persija Jakarta sudah berhasil menggapai runner up ajang Jatim Cup 2020 dan juara Piala Menpora 2021.
Baca juga: Masa Depan Persija Jakarta Ada di Tangan Pemain Muda, Tony Sucipto: Jangan Minder dan Kerja Keras
Karir Sepak Bola Bepe
Bepe memulai karier sepak bolanya dengan membela Persija pada tahun 1999-2000 dan dipinjamkan ke EHC Norad pada tahun 2000.
Karier Bepe di Persija berlanjut sejak tahun 2000 sampai tahun 2004.
Usai itu, dia menyeberang ke negeri tetangga untuk membela Selangor FA pada 2005 sampai 2007.
Bepe kembali ke Persija pada 2007 sampai 2012 dan membela Pelita Bandung Raya pada musim 2013 sampai 2014.

Setelah melanglang ke berbagai klub, Bepe kembali ke pelukan Persija pada tahun 2015 sampai 2019.
Persija menjadi tim terakhir yang dibela Bepe sebelum memutuskan untuk gantung sepatu.
Selain berpengalaman membela sejumlah klub, Bepe juga menjadi pemain andalan di Timnas Indonesia.
Dia membela tim Merah Putih sejak tahun 1999 sampai 2012.
Selama itu, Bepe berhasil menyetak sebanyak 42 gol dari 60 kali penampilan.
Skuad Persija Jelang Liga 1 2021
Manajer Persija Jakarta
Nama : Angelo Alessio
Umur : 56 Tahun 75.png
Diangkat : 10 Jun 2021
Kontrak berakhir: -
Daftar skuad Persija Jakarta
Nama / Usia
Kiper
Andritany (29)
Yoewanto Setya Beny (28)
Adixi Lenzivio (28)
Cahya Supriadi (18) .
Belakang
Yann Motta (21)
Otávio Dutra (37)
Muhammad Ferarri (18)
Maman Abdurahman (39).
Reza Fauzan (19)
Rezaldi Hehanusa (25)
Salman Alfarid (19)
Tony Sucipto (35)
Rinto Ali (32)
Marco Motta (35)
Ismed Sofyan (41)
Tengah
Rohit Chand (29)
Alief Rama (23)
Dwiki Arya (21)
Ramdani Lestaluhu (29)
Braif Fatari (19)
Raka Cahyana (17)
Depan
Osvaldo Haay (23)
Novri Setiawan (27)
Sandi Arta (19)
Riko Simanjuntak (29)
Alfriyanto Nico (18)
Marko Simic (33)
Taufik Hidayat (21)
Fajar Firdaus (18)
• Jumlah skuad: 29
• Rata-rata umur: 26,4
• Pemain asing: 4 13,8 %
• Pemain tim nasional: 3
• Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno 77.193 Kursi
• Rekor/Catatan transfer saat ini: +-0