Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Cerita Kinong Harus Relakan Warkopnya Gulung Tikar Imbas Pandemi: Modal Habis dan Tak Kembali

Rizky atau akrab disapa Kinong merupakan anak muda yang memilih merintis usaha setelah terkena PHK

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Kinong, anak muda yang harus merelakan warkopnya gulung tikar imbas pandemi, Senin (2/8/2021) 

Selama enam bulan usahanya berjalan lancar. Namun klimaksnya terjadi di bulan Februari 2021.

Langganannya perlahan mulai berkurang dan memaksanya gulung tikar.

"Lama-lama habis modalnya. Pendapatan terus berkurang sampai benar-benar dibawah Rp 150 ribu. Pas Februari 2021 lalu akhirnya dialihin ke orang lain buat lanjutin usahanya," jelasnya.

Alasan gulung tikar

Secara lokasi, Warkop Karim yang dirintis Kinong sebenarnya berada di lokasi yang strategis.

Baca juga: Kibarkan Bendera Putih Gambar Emoticon Menangis, Pelaku Usaha: Kami Serahkan Karyawan ke Negara

Berada di Jalan Raya Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, warkop tersebut menjadi bascamp atau tempat berkumpulnya para driver ojek online (ojol).

Namun lantaran orderan driver ojol yang sulit didapat, sangat berdampak kepada usaha warkopnya.

"Mulai dari situ sebenarnya yang akhirnya penghasilan menurun. Sasaran utama kita kan driver ojol. Ya kalau nggak ada orderan mereka juga gak bisa jajan biarpun sekedar beli kopi," ungkapnya.

"Malahan kadang-kadang mereka ngutang dan sampai sekarang belum dibayar. Ditagih katanya nanti pas ada rezeki dibayar," jelasnya.

Baca juga: Puluhan Tempat Usaha dan Restoran di Jakpus Langgar Prokes Selama PPKM Darurat, 35 Dicabut Izinnya

Akhirnya, modal pun habis dan Kinong terpaksa merelakan semuanya.

"Ya sudah diambil baiknya aja. Yang penting saya sudah berani untuk memulai. Ya mungkin nanti ada rezeki lain untuk saya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved