Breaking News:

Sang Tante Sudah Prediksi Apriyani dan Greysia Polii Bakal Sabet Medali Emas Olimpiade

Di Olimpiade, Denir bahkan mengutarakan kepada suaminya bahwa Greysia-Apriyani akan menang meski laga belum dimulai.

Editor: Muhammad Zulfikar
Pedro PARDO / AFP
Atlet Indonesia Apriyani Rahayu (kanan) dan Greysia Polii Indonesia memberi hormat dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebagian orang bisa memiliki feeling terhadap sanak saudaranya. Apakah itu feeling bahagia maupun sebaliknya.

Selain faktor hubungan darah, feeling (perasaan) bisa pula disebabkan oleh faktor kedekatan. 

Bicara tentang feeling, sebuah kisah menarik pun muncul dibalik suksesnya ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih medali emas Olimpiade Tokyo, Senin (2/8/2021) kemarin.

Disebut kebetulan atau tidak, namun feeling keduanya meraih juara dirasakan oleh tante Apriyani yang bernama Denir.

Hal ini diutarakannya saat ditemui Warta Kota di Jalan Putri Tunggal, Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (3/8/2021).

"Tidak tahu apakah ini feeling karena faktor hubungan darah ya, sebelum mereka berangkat ke Tokyo, saya sudah feeling duluan mereka akan juara. Tak hanya saya, om (ayah dari Apriyani) juga punya feeling bahwa anaknya akan juara," katanya.

Baca juga: Pelatih Persija Tidak Khawatir dengan Kondisi Fisik Pemain Selama Latihan Mandiri

Baca juga: Menjaga Mental Tetap Sehat Selama Pandemi Covid-19, Anda Perlu Lakukan Hal Ini

Baca juga: Pemain Persija Jakarta Mampu Melaksanakan Latihan dengan Maksimal Selama PPKM

Lanjut Denir, feeling yang sama ia alami saat Greysia/Apriyani menjuarai Thailand Open Januari 2021 lalu.

Di Olimpiade, Denir bahkan mengutarakan kepada suaminya bahwa Greysia/Apriyani akan menang meski laga belum dimulai.

"Saat itu mereka bertemu Jepang, Korea dan China. Saat akan mulai saya bilang kalau lawannya akan kalah. Saya tidak tau apa mungkin pas omongan saya saja. Tapi saat final pun saya bilang, Insya Allah pasti menang," tambahnya.

Denir menjelaskan, dirinya mendapat feeling setelah melihat dari aura serta sorot mata.

Sebagai tante Apriyani, Denir kerap memerhatikan mata keponakannya tersebut.

"Apri itu, kalau mau melihat mainnya sungguh-sungguh atau tidak, itu saya lihat dari matanya. Saat dia masuk lapangan, saya bisa lihat. Selain mata, dari bola pertama juga. Dan sebaliknya, saya juga bisa feeling dia akan kalah atau tidak. Ya meskipun tidak sengaja, namanya juga feeling," sambungnya. (m21)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved