Persija Jakarta
Sejarah Persija Hari Ini, Ismed Sofyan & Bepe Bawa Macan Kemayoran Gilas Petrokimia
Sejarah Persija Jakarta hari ini, Macan Kemayoran taklukkan Petrokimia Putra dengan skor 3-1 pada 18 tahun lalu. Ismed Sofyan dan Bepe cetak gol.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sejarah Persija Jakarta hari ini, Macan Kemayoran taklukkan Petrokimia Putra dengan skor 3-1 pada 18 tahun lalu.
Pemain senior Ismed Sofyan mencetak dua gol dalam laga pada pekan ke-32 Divisi Utama Liga Indonesia yang digelar tepat hari ini.
Dikutip dari laman resmi klub Persija Jakarta, Selasa (3/8/2021), kedua gol Ismed Sofyan dicetak pada menit ke-18 dan 90.
Satu gol lain dihasilkan Bambang Pamungkas atau Bepe pada menit ke-53.
Adapun gol hiburan Petrokimia dicetak Widodo Cahyono Putro.
Kemenangan atas Petrokimia itu termasuk dalam rangkaian 15 kemenangan yang diukir Macan Kemayoran musim 2003.
Persija sendiri memulai musim 2003 dengan tidak baik karena gagal mendapat poin penuh dalam lima pertandingan awal kompetisi.
Pada laga pembuka, Persija kalah 1-2 dari Solo FC.
Baca juga: Persija Gigit Jari, Wonderkid Timnas U-19 Indonesia Batal Bergabung: Hanya Dilepas untuk Tim Eropa
Pada pekan kedua, Persija bermain imbang kala menjamu PSS Sleman, tapi kembali kalah atas Persita Tangerang dan PSPS Pekanbaru di pekan ketiga dan empat, disusul hasil imbang melawan Semen Padang di minggu selanjutnya.

Persija baru meraih kemenangan di pekan keenam setelah mengalahkan PSDS Deli Serdang dengan skor telak 4-0 lewat brace Imran Nahumarury dan satu gol masing-masing dari Bambang Pamungkas dan Alexander Pulalo.
Pada akhir kompetisi, Bambang Pamungkas Cs berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 55 poin.
Baca juga: Dikenal Raja Sundulan di Persija, Bambang Pamungkas Bocorkan Tipsnya: Bukan Sekadar Lompatan Tinggi
Persija Ukir Rekor Kekalahan Paling Sedikit di Liga 1 2017

Selain itu, Persija Jakarta menorehkan sejumlah catatan positif dikutip dari laman resmi klub Persija Jakarta.
Beberapa catatan apik juga diukir Macan Kemayoran selain trofi Liga 1 2018 dan Piala Menpora 2021,
Perihal dukungan suporter di stadion, misalnya, Persija menjadi tim dengan total penonton terbanyak pada 2017 hingga 2019.
Adapula rekor kemenangan terbanyak sebuah tim dalam satu musim pada 2018.
Baca juga: Tak Hanya Persija Jakarta yang Pakai Jakarta International Stadium, Anies Baswedan: Untuk Semua Klub
Kala itu, Persija mencatat 18 kemenangan –lebih banyak satu pertandingan dari PSM Makassar yang berada di posisi kedua.
Namun rangkaian hasil positif Persija tidak terhenti di sana.
Jika mundur semusim sebelumnya, Ismed Sofyan Cs juga menorehkan rekor lain yakni tim dengan kekalahan paling sedikit dalam satu musim.
Ya, pada Liga 1 2017 Persija hanya menderita tujuh kekalahan. Sisanya adalah 17 kemenangan dan sepuluh hasil imbang.
Catatan itu bahkan jauh lebih baik dari tim yang berada di peringkat pertama yakni Bhayangkara FC.
Tujuh kekelahan Persija kala itu didapat dari Madura United, Bhayangkara, Borneo FC, Mitra Kukar, Badak Lampung, Persiba Balikpapan, dan TIRA-Persikabo.
Baca juga: Cerita Bambang Pamungkas Awal Gabung Persija, Minta Syarat Terkesan Songong tapi Mampu jadi Top Skor
Pada akhir kompetisi, Persija mampu mendapatkan tiket ke fase grup Piala AFC.
Menurut bek kawakan Maman Abdurrahman, Liga 1 2017 adalah ibarat "pemanasan" menjelang 2018 –saat Persija akhirnya juara liga.
Kala itu, tim pelatih dinilai Maman sudah mampu membangun tim yang solid dan kompetitif.
“Sehingga pada 2018, hanya perlu menambal pos yang kurang. Itu pun tidak banyak sehingga tidak mengganggu kesolidan tim,” ujar Maman pada Senin (2/8).
“Makanya pada 2018 kami mampu tampil dominan sejak awal kompetisi dan meraih trofi juara di akhir musim,” pungkas Maman.