Breaking News:

Cerita Bos Sate Taichan di Pamulang, Pegawainya Dihipnotis Sampai Motor Dibawa Kabur

Pencurian sepeda motor itu menimpa pemilik lapak Sate Taichan 717 Gaplek, Edi (28).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Lapak Sate Taichan 717 Gaplek, di Jalan dr Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (3/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir 

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Aksi kejahatan dugaan pencurian dengan modus hipnotis muncul kembali, kali ini terjadi di Jalan dr Setiabudi, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pencurian sepeda motor itu menimpa pemilik lapak Sate Taichan 717 Gaplek, Edi (28).

Edi menjelaskan, Pada sekira pukul 21.00 WIB, Senin (2/8/2021), lapaknya didatangi seorang pria berperawakan tinggi berusia sekira 40 tahun. 

Pria yang tidak diketahui identitasnya itu, memesan sate taichan 100 porsi.

Namun, ia tidak membawa uang, dan minta diantarkan ke salah satu gang jaraknya sekira 300 meter untuk mengambil uang pembayaran ke sosok yang disebut sebagai Pak Haji.

Baca juga: Dalam Sehari, Terjadi Dua Aksi Pencurian Motor di Mampang Prapatan: Pelaku Beraksi Saat Subuh

Karena sedang sibuk, Edi meminta pegawainya yang bernama Nur (19) mengantar si pria yang hendak membeli sate tersebut menggunakan motornya, Honda Supra X.

Beberapa saat kemudian, Edi sadar, dan mulai curiga dengan pria tak dikenal itu. 

"Sehabis pergi saya baru engeh dia enggak bawa motor. Dia jalan pas menyeberang, saya sudah merasa bahaya. Baru ngeh ini enggak masuk akal dan wah kayanya dihipnotis. Soalnya ngapain orang jalan minta anterin pulang," ujar Edi di lapaknya.

Saat pegawainya sudah tak terlihat, Edi berusaha menghubunginya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved