Breaking News:

Kisah Kehebatan Ilmu Kanuragan Abah Sarji: Gagah Perkasa Lawan Penjajah, Meninggal di Usia 102 Tahun

Kisah kehebatan Abah Sarji yang meninggal dunia pada usia 102 tahun dibongkar sang istri bernama Juinah (74). Abah memiliki ilmu Batara Karang.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Kisah kehebatan Abah Sarji yang meninggal dunia pada usia 102 tahun dibongkar sang istri bernama Juinah (74). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kisah kehebatan Abah Sarji yang meninggal dunia pada usia 102 tahun dibongkar sang istri bernama Juinah (74).

Abah Sarji merupakan warga Kabupaten Kuningan sekaligus Bobotoh Persib Bandung tertua di Jawa Barat.

Abah Sarji disebut-sebut sulit meninggal karena memiliki ilmu kanuragan yakni Batara Karang.

Ia dikabarkan meninggal dunia karena tak nafsu makan selama lebih sepekan.

"Abah, meninggal tadi jam 10 an, sebelumnya Abah memang tidak masuk nasi dan makanan lainnya. Selama lebih satu Minggu, Abah hanya mau minum saja," kata cucu Abah Sarji, Ridwan saat ditemui di lokasi rumah duka, di Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kuningan Jawa Barat, (4/8/2021).

Cucu Abah Sarji itu mengungkapkan sang kakek sempat berkomunikasi dan makan agar-agar sebelum meninggal.

Kisah kehebatan Abah Sarji yang meninggal dunia pada usia 102 tahun dibongkar sang istri bernama Juinah (74).
Kisah kehebatan Abah Sarji yang meninggal dunia pada usia 102 tahun dibongkar sang istri bernama Juinah (74). (TribunCirebon.com/Ahmad Ripai)

Namun selang beberapa waktu berikutnya, detak jantung dan kondisi badan Abah Sarji terdiam secara menyeluruh.

"Iya, tadi sebelum meninggal. Abah makan agar - agar, saat itu ada Bapak saya dan saudara lainnya di dalam Saung. Tidak lama dari waktu saat bersamaan tadi, Abah sudah tidak bernafas lagi, Innalilahi Wa Inna Ilaihi Raji'un," ujar Irwan.

Baca juga: Kisah Abah Sarji, Kakek Berusia 102 Tahun Pendukung Persib Bandung, Belum Pernah Nonton Langsung

Sementara itu, monyet liar muncul di permukiman lingkungan rumah duka Abah Sarji

"Kematian Abah Sarji, monyet pun pada keluar. Itu lihat disana ! (Bangunan eks asrama STIKU)," ungkap Rohimat saat ditemui dekat bangunan eks asrama Mahasiswa STIKU di Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kuningan Jawa Barat, Rabu (4/8/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved