Breaking News:

Cerita Kriminal

Polisi Masih Cari Pelaku Pembuangan Mayat Bayi di Kali Cipinang Lontar Jatinegara

Polsek Jatinegara, Jakarta Timur masih menyelidiki kasus dugaan pembuangan mayat bayi yang ditemukan di aliran Kali Cipinang Lontar

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
thehits.co.nz
Ilustrasi Bayi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Jajaran Unit Reskrim Polsek Jatinegara, Jakarta Timur masih menyelidiki kasus dugaan pembuangan mayat bayi yang ditemukan di aliran Kali Cipinang Lontar pada Selasa (3/8/2021).

Kapolsek Jatinegara Kompol Yusup Suhadma mengatakan hingga kini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi guna mengungkap pelaku pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

"Tiga saksi ini petugas UPK Badan Air yang menemukan bayi sewaktu mereka bertugas. Kasusnya sekarang dalam penyelidikan," kata Yusup di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (5/8/2021).

Pihaknya belum dapat menemukan pelaku karena bayi yang ditemukan dalam keadaan telanjang dengan tali pusar masih menempel diduga dibuang di lokasi lain lalu hanyut hingga ditemukan.

Selain karena aliran Kali Cipinang Lontar lokasi penemuan merupakan hilir dari aliran Kali Cipinang, kondisi jasad yang sudah cukup membusuk membuat dugaan bayi dibuang di lokasi lain.

"Hasil pemeriksaan sementara diduga bayi ini sudah meninggal tiga hari sebelum ditemukan oleh petugas UPK Badan Air. Kemungkinan jasad hanyut di aliran Kali Cipinang Lontar lalu ditemukan," ujarnya.

Yusup menuturkan pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan autopsi tim dokter forensik RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat guna memastikan sebab kematian bayi.

Dari hasil autopsi nantinya dapat diketahui waktu pasti kematian, ada atau tidaknya penganiayaan yang dapat membantu penyelidikan mengungkap kasus pembuangan bayi.

"Untuk bayinya saat ditemukan petugas itu tidak ada barang-barang terkait seperti pembungkus atau lainnya. Jadi ditemukan dalam keadaan telanjang, ditemukan sekira pukul 07.30 WIB," tuturnya.

Sebelumnya, Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dody Rohadi mengatakan jasad bayi tersebut ditemukan saat dia sedang bertugas membersihkan sampah.

"Awalnya dari jauh saya kira bangkai kucing mengambang, ternyata pas saya lihat lebih dekat ternyata jasad bayi. Langsung saya lapor ke Binmas sama Babinsa," kata Dody, Selasa (3/8/2021). (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved