Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Polisi Selidiki Dugaan Pencatutan Identitas KTP untuk Vaksinasi di Tangsel

Polres Tangsel akan menyelidiki kasus dugaan pencatutan identitas KTP agar bisa vaksinasi.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Kompas.com/Reza Wahyudi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan pencatutan identitas KTP agar bisa vaksinasi.

Iman akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengonfirmasi data identitas KTP dan vaksinasi itu.

"Kami selidiki dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tangsel serta Dinas Kependudukan Kota Tangsel untuk melakukan klarifikasi terhadap informasi tersebut," ujar Iman melalui aplikasi pesan singkat, Kamis (5/8/2021).

Iman memastikan seluruh masyarakat berhak mendapat vaksinasi Covid-19.

"Yang pasti pemerintah akan terus berbuat menyempurnakan sistem yang ada dan menjamin semua warga negara memperoleh haknya untuk divaksin," ujarnya.

Baca juga: NIK KTP Dicatut WNA Bernama Lee In Wong, Warga Cikarang Terpaksa Diberikan Sertifikat Vaksin Manual

Iman juga akan memeriksa Klinik DR Ranny, untuk mengetahui data vaksinasinya.

"Kami akan cek ke klinik tersebut apakah ada kekeliruan dalam input data atau ada kesengajaan dalam penggunaan NIK tersebut," pungkasnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Yuni Trianita (43), warga DKI Jakarta yang berdomisili di Kabupaten Bekasi, kebingungan lantaran namanya tiba-tiba tercatat melakukan vaksinasi Covid-19 di aplikasi PeduliLindungi dan Jaki.

Pada dua aplikasi itu, nama dan identitas KTP Yuni sudah terdaftar melakukan vaksinasi dosis satu di Klinik DR Ranny, di kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved