Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Melihat Proses Bertani PPSU Cipinang Melayu di Kolong Tol Becakayu, Hasilnya Bisa Dinikmati Gratis

Manfaatkan lahan kosong, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cipinang Melayu bercocok tanam di kolong Tol Becakayu.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
Melihat Proses Bertani PPSU Cipinang Melayu di Kolong Tol Becakayu, Hasilnya Bisa Dinikmati Gratis - warga-petik-hasil-cocok-tanam-di-tol-becakayu.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Warga menikmati hasil cocok tanam di kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur dengan memetik tanaman bayam untuk dimasak di rumah, Minggu (8/8/2021)
Melihat Proses Bertani PPSU Cipinang Melayu di Kolong Tol Becakayu, Hasilnya Bisa Dinikmati Gratis - ppsu-bercocok-tanam-di-kolong-tol-becakayu-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
PPSU Kelurahan Cipinang Melayu bercocok tanam di kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (8/8/2021).
Melihat Proses Bertani PPSU Cipinang Melayu di Kolong Tol Becakayu, Hasilnya Bisa Dinikmati Gratis - warga-petik-hasil-cocok-tanam-di-tol-becakayu-2.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Warga menikmati hasil cocok tanam di kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur dengan memetik tanaman bayam untuk dimasak di rumah, Minggu (8/8/2021)
Melihat Proses Bertani PPSU Cipinang Melayu di Kolong Tol Becakayu, Hasilnya Bisa Dinikmati Gratis - ppsu-bercocok-tanam-di-kolong-tol-becakayu.jpg
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
PPSU Kelurahan Cipinang Melayu bercocok tanam di kolong Tol Becakayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (8/8/2021).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Manfaatkan lahan kosong, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cipinang Melayu bercocok tanam di kolong Tol Becakayu.

Berawal dari instruksi Lurah Cipinang Melayu, lahan di kolong Tol Becakayu dimanfaatkan dengan baik.

Usai dijadikan tempat budidaya ikan lele, kini merembet ke sayur mayur dan tanaman obat keluarga (toga).

PPSU Kelurahan Cipinang Melayu, Hasanudin mengatakan mulanya areal tersebut dibuat untuk penghijauan.

Tanaman yang ditanam pun bervariatif mulai dari pohon pisang hingga pohon singkong.

Namun, setelah perencanaan lebih matang, akhirnya di tahun 2020 difokuskan untuk menanam sayur mayur dan toga.

"Dua tahun lalu baru sekedar penghijauan aja. Entah tanaman pisang, saya dapat dari warga juga pohonnya. Tanaman yang tahan lama pada saat itu. Kemudian setahun lalu baru fokus ke sayur mayur sama toga," kata Hasan di lokasi, Minggu (8/8/2021).

Selanjutnya, ia mulai menanam bibit lainnya dimulai dari bibit cabai dan tomat.

Kemudian bertambah dengan menanam bayam, pepaya, kol, sawi hingga tanaman toga seperti jahe dan kencur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved