Persija Jakarta

Cerita Ketum Jakmania Saat Gabung Fans Persija: Sempat Ditolak Sampai Nangis hingga Ibu Turun Tangan

Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno menceritakan saat awal dirinya bergabung menjadi anggota resmi basis suporter Persija Jakarta.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Media Persija
Sekretaris Umum The Jakmania, Diky Soemarno. Dia menceritakan saat awal dirinya bergabung menjadi anggota resmi basis suporter Persija Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno menceritakan saat awal dirinya bergabung menjadi anggota resmi basis suporter Persija Jakarta.

Diky Soemarno kini menjabat sebagai Ketua Umum Jakmania sejak awal 2020.

Dirinya menggantikan sosok senior Jakmania, Ferry Indrasjarief.

Sebelum menjabat Ketua Umum Jakmania, di masa kepemimpinan Bung Ferry, Diky menjabat sebagai Sekretaris Umum Jakmania.

Jauh sebelumnya, Diky juga pernah menjabat sebagai Kabid Infokom Jakmania.

Baca juga: Cara Berkelas Presiden Persija Jawab Kritik Jakmania, Minta Masukan Bepe:Sikapi dengan Kepala Dingin

Namun sayangnya di awal kepemimpinannya sebagai Ketua Umum Jakmania, sepak bola tanah air harus dihentikan karena pandemi Covid-19.

Praktis dia hanya baru dua kali menyaksikan Persija Jakarta berlaga tatkala menjabat Ketua Umum Jakmania, yakni ketika launcing tim Persija Jakarta dan pekan pertama Liga 1 2020 kala Macan Kemayoran menjamu Borneo FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Namun bagi Diky, masa pandemi Covid-19 justru membuat tugasnya sebagai Ketua Umum Jakmania jadi lebih berat.

"Sekarang ini musuhnya bukan waktu, tapi energi karena harus berpikir ngapain ya Jakmania di era pandemi begini.

Karena biasanya kan kita ada pertandingan, kita berangkat, kita nonton, terus kalau away kita urus bus, nonton. Tapi sekarang enggak ada pertandingan, itu yang harus gue pikirin Jakmania harus ngapain," kata Diky dilansir TribunJakarta.com dari Youtube Persija Jakarta, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Asisten Pelatih Persija Instruksikan Skuat Macan Kemayoran Selalu Taat Protokol Kesehatan

Dalam kesempatan itu, Diky juga menceritakan bagaimana awal dirinya bergabung menjadi anggota Jakmania.

Dia rupanya sudah menjadi anggota resmi Jakmania sejak usia 11 tahun, tepatnya pada April 1998.

Kala itu, dia masih duduk di kelas 4 Sekolah Dasar.

Bahkan karena masih dianggap terlalu kecil, Diky harus menghadapi rintangan besar ketika ingin bergabung menjadi anggota resmi Jakmania.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved